Bali Jadi Magnet Wellness Seeker dan Penjelajah Budaya Berkat Akses Udara yang Makin Mudah
Bali semakin sering menjadi persinggahan pertama bagi wisatawan asing yang datang ke Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, kemudahan akses penerbangan internasional membuat Pulau Dewata kian terbuka bagi pelancong dari berbagai belahan dunia.
Jalur udara jarak jauh yang terhubung langsung dan transit yang lebih efisien mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari Eropa, Amerika, dan Timur Tengah. Akses yang semakin mudah ini tidak hanya mempercepat arus kedatangan, tetapi juga mengubah pola kunjungan, menjadikan Bali destinasi yang relevan sepanjang tahun, bukan sekadar tujuan liburan musiman.
Berbicara mengenai akses transportasi udara, maskapai Emirates juga turut andil dalam mempermudah wisatawan berkunjung ke Bali. Sejak penerbangan perdana pada Juni 2015, maskapai ini telah mengangkut lebih dari 4,28 juta penumpang ke dan dari kota ini dalam lebih dari 11.800 penerbangan.
Dengan mengoperasikan layanan dua kali sehari menggunakan pesawat ikoniknya A380 dan Boeing 777, Emirates telah menyediakan akses tanpa hambatan ke Bali dari 140 lebih destinasi di seluruh dunia. Rute ini telah menjadi pintu gerbang penting bagi para wisatawan dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Afrika, yang memilih Dubai sebagai pusat perjalanan mereka untuk mencapai pantai Bali.
Maskapai Emirates
Pada saat peluncuran maskapai ini, Bali menyambut 3,7 juta pengunjung pada tahun 2014. Selama bertahun-tahun, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah mencatat peningkatan yang stabil dalam kedatangan internasional, termasuk para wisatawan yang transit melalui Dubai daridestinasi jarak jauh di seluruh Eropa, Amerika, dan Timur Tengah.
Tak hanya itu saja, layanan kargo maskapai ini juga tetap menjadi kontributor penting bagi perekonomian Bali, yang dampaknya jauh melampaui sektor pariwisata. Hingga saat ini, maskapai ini telah mengangkut 35.690-ton kargo, yang terdiri dari barang-barang mudah rusak, tekstil, kerajinan tangan, dan pengiriman logistik bernilai tinggi, memperkuat perannya sebagai mitra terpercaya dalam menghubungkan bisnis lokal ke pasar global.
“Kami sangat bangga menandai tonggak sejarah 10 tahun inidi Bali. Bali memiliki tempat yang sangat istimewa dalam jaringan global kami, dan peringatanini mencerminkan komitmen jangka panjang kami terhadappulau ini dan penduduknya," kata Emirates Country Manager untuk Indonesia, Mohammad Al Attar dalam keterangannya.
Selama satu dekade terakhir, kata dia operasional maskapai telah berkembang pesat dengan diperkenalkannya layanan A380 terjadwal sejak tahun 2023 serta perluasan jangkauan regional kami melalui perjanjian interline dengan Garuda Indonesia, yang menawarkan akses kepadapara wisatawan ke titik-titik tambahan melalui Bali dan Jakarta
“Upaya berkelanjutan ini memperkuat dedikasi kami untukmenghadirkan konektivitas dan layanan kelas dunia, karenakami tetap berkomitmen untuk mendukung pariwisata, perdagangan, dan pertukaran budaya antara Indonesia, UEA, dan dunia yang lebih luas," kata dia.
Selama satu dekade terakhir, lanskap pariwisata Bali telah berubah. Berkembang dari perjalanan liburan singkat yang berfokus pada pantai menjadi destinasi yang diakui secara global bagi para wellness seeker, petualang, pekerja jarak jauh, dan penjelajah budaya.
Di tengah perubahan ini, Emirates tetap menjadi katalisator akses global ke Bali dan terus menghubungkan beragam wisatawan dengan ekosistem pariwisata pulau yang dinamis.