Top 10+ Salad Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Kuliner Indonesia?
Dunia kuliner kembali diramaikan dengan daftar makanan terbaik versi TasteAtlas.
Situs yang dikenal sebagai ensiklopedia makanan tradisional dari berbagai negara itu merilis peringkat salad terbaik dunia berdasarkan ribuan ulasan dan penilaian pengguna dari berbagai belahan dunia.
Menariknya, dalam daftar tersebut tidak hanya didominasi oleh kuliner Eropa dan Timur Tengah.
Salah satu hidangan khas Indonesia juga berhasil masuk jajaran salad terbaik dunia dan mendapatkan perhatian pecinta kuliner internasional.
Berikut 10 salad terbaik di dunia versi TasteAtlas yang dikutip dari NDTV Food pada April 2026 berdasarkan urutan peringkat yang tercantum dalam daftar mereka.
1. Dakos – Yunani
Ilustrasi dakos, salad Yunani.
Posisi pertama ditempati oleh Dakos, hidangan tradisional dari Pulau Kreta, Yunani. Salad ini terdiri dari roti barley kering (paximadi) yang diberi topping tomat cincang, keju myzithra, zaitun, caper, oregano, dan minyak zaitun berkualitas tinggi.
Kombinasi rasa segar dan gurih membuatnya menjadi favorit banyak orang.
2. Ovcharska Salata – Bulgaria
Salah satu salad yang direkomendasikan Taste Atlas.
Di posisi kedua ada Ovcharska Salata. Hidangan ini merupakan variasi dari Shopska Salad yang terkenal di Bulgaria. Selain tomat, mentimun, paprika, dan keju, salad ini juga dilengkapi jamur, telur, serta potongan ham sehingga terasa lebih mengenyangkan.
3. Houria – Tunisia
Houria is a Tunisian salad, made with carrots, harissa, garlic, vinegar, olive oi
Peringkat ketiga ditempati Houria. Salad khas Tunisia ini berbahan dasar wortel rebus yang dihaluskan lalu dicampur dengan bawang putih, minyak zaitun, cuka, serta rempah-rempah khas Afrika Utara. Biasanya disajikan bersama telur rebus sebagai pelengkap.
4. Insalata Caprese – Italia
Insalata Caprese salah satu salad yang direkomendasikan TasteAtlas.
Berikutnya ada Insalata Caprese yang berasal dari Pulau Capri. Salad sederhana ini memadukan tomat matang, keju mozzarella segar, daun basil, dan minyak zaitun extra virgin. Meski sederhana, cita rasanya dikenal sangat elegan dan autentik.
5. Fattoush – Lebanon
Fattoush Salad yang disajikan dalam Mediterranean Grill Dinner di Pullman Jakarta Central Park, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).
Peringkat kelima ditempati Fattoush. Salad Timur Tengah ini terdiri dari selada, tomat, mentimun, lobak, serta potongan roti pita panggang yang renyah. Ciri khasnya terletak pada penggunaan sumac dan molase delima yang memberikan rasa asam segar.
6. Shopska Salata – Bulgaria
Shopska Salad merupakan salad yang berasal dari Bulgaria.
Masih dari kawasan Balkan, Shopska Salata berada di posisi keenam. Salad ini dibuat dari tomat, mentimun, bawang, paprika, dan keju sirene parut yang melimpah di atasnya. Hidangan ini menjadi salah satu ikon kuliner Bulgaria.
7. Pecel – Indonesia
Depot Nasi Pecel 99
Kabar membanggakan datang dari Indonesia melalui Pecel yang berhasil menempati posisi ketujuh. Pecel merupakan hidangan tradisional Jawa yang berisi aneka sayuran rebus seperti kangkung, kacang panjang, tauge, dan daun singkong yang disiram saus kacang bercita rasa manis, gurih, dan sedikit pedas. Biasanya pecel disajikan bersama nasi atau lontong.
Keberhasilan pecel masuk dalam daftar ini menunjukkan bahwa kuliner Nusantara semakin mendapat pengakuan di tingkat internasional.
8. Pai Huang Gua – China
Pai Huang Gua merupakan salad yang berasal dari China.
Posisi kedelapan ditempati Pai Huang Gua. Salad mentimun khas China ini terkenal karena teknik penyajiannya, yakni mentimun dipukul terlebih dahulu sebelum dipotong-potong agar bumbu lebih meresap. Hidangan ini biasanya dibumbui bawang putih, cuka, kecap asin, dan minyak cabai.
9. Piyaz – Turki
Piyaz merupakan salad yang berasal dari Turki.
Di urutan kesembilan terdapat Piyaz. Salad ini berbahan utama kacang putih rebus yang dipadukan dengan bawang merah, peterseli, serta sumac. Di beberapa wilayah Turki, Piyaz juga disajikan dengan saus tahini yang kaya rasa.
10. Mechouia Salad – Tunisia
Meripakan salad yang berasal dari Tunisia
Menutup daftar 10 besar adalah Mechouia Salad. Salad khas Tunisia ini dibuat dari tomat, paprika, bawang, dan bawang putih yang dipanggang terlebih dahulu sebelum dicampur. Biasanya disajikan dengan telur rebus, tuna, atau zaitun sebagai pelengkap.
Masuknya pecel ke dalam daftar 10 salad terbaik dunia menjadi pencapaian yang menarik bagi Indonesia.
Di tengah dominasi hidangan khas Yunani, Bulgaria, Tunisia, hingga Lebanon, kuliner tradisional Jawa mampu bersaing dan mendapatkan tempat di hati penikmat makanan internasional.
Sebagai catatan, TasteAtlas menyebut bahwa peringkat mereka disusun berdasarkan ribuan penilaian pengguna yang telah melalui proses verifikasi untuk mengurangi penilaian tidak valid atau manipulatif.
Namun, mereka juga menegaskan bahwa daftar tersebut bukan kesimpulan mutlak tentang makanan terbaik di dunia, melainkan sarana untuk memperkenalkan dan mempromosikan kuliner tradisional dari berbagai negara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang