Top 10+ Negara dengan Kuliner Terbaik Dunia, Indonesia Masuk atau Tidak?

TasteAtlas, 10 Negara dengan Kuliner Terbaik Dunia, Indonesia Masuk atau Tidak?, 1. Italia, 2. Yunani, 4. Portugal, 5. Spanyol, 6. Jepang, 7. Turki, 8. China, 9. Prancis, 10. Indonesia

Situs panduan kuliner global TasteAtlas merilis daftar Best Cuisines in the World 2025, yang disusun berdasarkan ratusan ribu penilaian pengguna terhadap ribuan makanan tradisional dari berbagai negara.

Peringkat ini menilai kuliner berdasarkan rata-rata skor makanan tradisional, bukan popularitas destinasi atau restoran modern.

Dari daftar tersebut, berikut 10 negara dengan kuliner terbaik dunia versi TasteAtlas.

1. Italia

Italia menempati peringkat teratas berkat kekuatan kuliner tradisional yang konsisten di hampir seluruh wilayahnya.

Masakan Italia dikenal mengutamakan bahan sederhana namun berkualitas tinggi, seperti gandum, tomat, keju, dan minyak zaitun, yang diolah dengan teknik yang relatif minimalis.

TasteAtlas mencatat Italia memiliki banyak makanan tradisional dengan skor tinggi, mulai dari pizza Neapolitan, pasta berbagai daerah, hingga keju dan hidangan daging khas regional.

2. Yunani

Kuliner Yunani menonjol karena akar kuat pada tradisi Mediterania yang menekankan kesegaran bahan dan keseimbangan rasa.

Hidangan Yunani umumnya mengombinasikan minyak zaitun, sayuran, kacang-kacangan, ikan, serta herba aromatik.

Menurut TasteAtlas, banyak makanan tradisional Yunani memperoleh nilai tinggi karena kesederhanaan yang konsisten dan identitas rasa yang jelas.

Kuliner Yunani tidak bergantung pada teknik yang rumit, melainkan pada kesinambungan tradisi dan kualitas bahan lokal yang telah digunakan selama berabad-abad.

3. Peru

Peru menempati posisi tinggi karena dianggap memiliki salah satu kuliner paling beragam di Amerika Selatan.

Kekayaan ini lahir dari perpaduan bahan lokal Andes, pengaruh pesisir, serta tradisi kuliner yang berkembang dari berbagai budaya.

TasteAtlas mencatat banyak saus, bumbu, dan hidangan khas Peru yang memperoleh skor tinggi, hal ini mencerminkan keragaman cita rasa yang kuat pada kuliner Peru.

Kuliner Peru dinilai unggul karena mampu mempertahankan identitas tradisionalnya di tengah pengaruh global.

4. Portugal

Portugal dikenal memiliki kuliner yang erat kaitannya dengan sejarah maritim. Banyak makanan tradisional Portugal berbasis hasil laut, yang diolah dengan teknik sederhana namun konsisten.


TasteAtlas menilai kuliner Portugal unggul karena kejelasan karakter rasa, baik pada hidangan utama maupun makanan penutup tradisional.

Keberadaan berbagai resep klasik yang masih bertahan hingga kini menjadi salah satu faktor penilaian tinggi negara ini.

5. Spanyol

Kuliner Spanyol menonjol berkat keberagaman regional yang sangat kuat.

Setiap wilayah memiliki makanan khas dengan karakter berbeda, namun tetap berada dalam satu spektrum rasa yang saling melengkapi.

TasteAtlas menempatkan Spanyol di peringkat lima karena jumlah makanan tradisional bernilai tinggi yang merata di berbagai daerah, serta tradisi makan yang menempatkan makanan sebagai bagian penting dari kehidupan sosial.

6. Jepang

Jepang dinilai unggul karena filosofi kulinernya yang menekankan keseimbangan rasa, tekstur, dan penyajian.

Banyak makanan tradisional Jepang mendapatkan skor tinggi karena konsistensi teknik dan perhatian pada detail.

TasteAtlas mencatat bahwa kuliner Jepang tidak hanya dinilai dari cita rasa, tetapi juga dari ketepatan teknik dan penggunaan bahan musiman, yang menjadi ciri kuat makanan tradisional negara tersebut.

7. Turki

Turki dikenal sebagai negara dengan kuliner hasil persilangan budaya yang panjang.

Masakan Turki menggabungkan teknik dan bahan dari Eropa Timur, Timur Tengah, dan Asia Tengah.

Menurut TasteAtlas, keunggulan kuliner Turki terletak pada ragam hidangan tradisional yang kaya bumbu dan teknik, mulai dari makanan utama hingga kudapan manis, yang semuanya memiliki identitas rasa yang kuat.

8. China

China memiliki salah satu spektrum kuliner terluas di dunia.

TasteAtlas menilai kuliner China tinggi karena banyaknya makanan tradisional dari berbagai wilayah dengan karakter rasa yang berbeda.

Keunggulan China terletak pada keragaman teknik memasak dan bahan, yang menghasilkan variasi rasa dari pedas, gurih, hingga ringan, tanpa kehilangan akar tradisionalnya.

9. Prancis

Prancis dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan teknik memasak klasik dunia.


Kuliner Prancis dinilai tinggi karena standar teknik yang ketat dan dokumentasi resep yang panjang.

TasteAtlas menempatkan Prancis di jajaran atas karena banyak makanan tradisionalnya menjadi rujukan global, sekaligus tetap dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

10. Indonesia

Indonesia masuk 10 besar berkat kekayaan kuliner berbasis rempah dan tradisi lokal yang sangat beragam.

TasteAtlas mencatat banyak makanan Indonesia memperoleh nilai tinggi karena kedalaman rasa dan variasi regional.

Kuliner Indonesia dinilai unggul karena satu negara mampu menghadirkan ratusan makanan tradisional dengan karakter berbeda, namun tetap memiliki benang merah berupa penggunaan bumbu dan teknik khas Nusantara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang