Coach Justin Tetap Minta Arteta Out Meski Arsenal Juara
Arsenal akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara Premier League. Namun, di tengah euforia besar para fans The Gunners, pengamat sepakbola Justinus Lhaksana atau Coach Justin justru melontarkan pendapat yang mengejutkan.
Coach Justin mengaku tetap tidak puas dengan perkembangan Arsenal di bawah Mikel Arteta. Bahkan, meski Arteta sukses mempersembahkan gelar Liga Inggris musim 2025/2026, ia tetap berpendapat bahwa pelatih asal Spanyol tersebut sebaiknya meninggalkan Emirates Stadium.
“Untuk gue Arteta out. Dia udah definitely nggak bisa berubah lebih bagus lagi lah,” kata Coach Justin dikutip dari YouTube Justinus Lhaksana.
Pernyataan itu langsung menjadi sorotan karena muncul hanya beberapa jam setelah Arsenal dipastikan juara Premier League. Bagi sebagian besar fans Arsenal, Arteta dianggap sebagai sosok yang berhasil membangkitkan klub setelah bertahun-tahun terpuruk dari persaingan gelar.
Pengamat sepakbola, Justinus Lhaksana atau Coach Justin
Namun bagi Coach Justin, keberhasilan Arsenal musim ini tidak sepenuhnya menunjukkan dominasi permainan yang meyakinkan.
Ia menilai gelar Arsenal lebih banyak dipengaruhi menurunnya performa para rival utama seperti Manchester City, Liverpool hingga Manchester United.
“Kalau City seburuk itu musim ini, kenapa harus sampai H-2 atau sampai detik-detik terakhir Arsenal jadi juara? Artinya Arsenal nggak sedahsyat itu,” ujarnya.
Menurut Coach Justin, Arsenal masih terlalu sering menang dengan cara yang tidak impresif. Ia menyoroti ketergantungan The Gunners terhadap gol-gol dari situasi bola mati sepanjang musim.
“Berapa gol yang Arsenal cetak dari set piece? Goal is goal, betul. Tapi apakah iya setelah tujuh tahun keluar 1,2 miliar lu cuma ngandelin set piece, ngandelin corner kick?” katanya.
Ia bahkan membandingkan Arteta dengan Pep Guardiola yang dinilai mampu membangun dominasi permainan jauh lebih kuat bersama Manchester City.
“Kalau lu bilang juara yang meyakinkan itu Pep. Lihat berapa trofi dia dapet dengan permainan yang luar biasa,” lanjut Coach Justin.
Meski begitu, Coach Justin juga realistis bahwa Arsenal kemungkinan besar tidak akan memecat Arteta dalam waktu dekat. Ia menilai faktor bisnis dan pemasukan klub menjadi alasan utama manajemen tetap mempertahankan mantan asisten Pep Guardiola tersebut.
“Arteta ini nggak bakalan out kalau Arsenal pun nggak juara. Karena dengan runner-up atau masuk Champions League sampai semifinal, dia make money,” ucapnya.
Coach Justin juga menyinggung pemilik Arsenal, keluarga Kroenke, yang menurutnya lebih fokus terhadap stabilitas bisnis klub dibanding sekadar tuntutan trofi.
“Buat owner itu duit nomor satu,” katanya.
Meski terus melontarkan kritik, Coach Justin tetap mengaku bahagia melihat Arsenal akhirnya mengakhiri kutukan 22 tahun tanpa gelar Liga Inggris.
Ia pun meminta para fans Arsenal menikmati momen bersejarah ini, tetapi tetap kritis melihat performa tim secara keseluruhan.
“Ya pasti gue happy lah. Tapi gue harap fans Arsenal juga kritis, nggak cuma lihat menang-menang doang,” ujar Coach Justin.
Arsenal sendiri memastikan gelar Premier League 2025/2026 setelah Manchester City gagal mengalahkan Bournemouth di Stadion Vitality, Rabu dini hari WIB. Dalam pertandingan tersebut, City hanya mampu bermain imbang 1-1.
Bournemouth sempat unggul lebih dahulu lewat Eli Junior Kroupi sebelum City menyamakan kedudukan melalui Erling Haaland pada masa injury time. Hasil itu membuat City tertahan di posisi kedua dengan 78 poin dan tak mungkin lagi mengejar Arsenal yang mengoleksi 82 poin di puncak klasemen.
Keberhasilan tersebut menjadi gelar Liga Inggris pertama Arsenal sejak musim 2003/2004, era legendaris “The Invincibles”.