Mikel Arteta Ungkap Rahasia di Balik Keberhasilan Arsenal Jadi Juara Liga Inggris
Mikel Arteta tengah dibalut rasa bahagia usai mengantarkan Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris 2025-2026.
Pertandingan Crystal Palace vs Arsenal di Selhurst Park, Minggu (24/5/2026) semula diprediksi akan menjadi penentu Meriam London yang bersaing ketat dengan Manchester City.
Namun, nasib apes yang dialami The Citizens saat bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth membuat Arsenal berhasil menjadi juara setelah 22 tahun penantian.
Keberhasilan Arsenal tak lain karena jasa sang pelatih, Mikel Arteta yang akhirnya meraih gelar prestisius pertamanya selama 6,5 tahun di Emirates.
Buah kesabaran Arsenal dan Arteta kini berakhir manis dengan satu trofi Premier League dan berpeluang meraih double winner dengan menjuarai Liga Champions.
Perjalanan Arteta di Arsenal tak mudah. Arsenal sempat dua kali finis di posisi kedelapan, sekali di posisi kelima sebelum akhirnya finis di posisi kedua selama tiga musim berturut-turut.
Dukungan dari Manajemen
Arsenal menjadi klub pertama yang ia pegang sebagai pelatih kepala. Arteta memberi pujian kepada manajemen klub yang berani menunjuknya kendati belum banyak memiliki pengalaman.
"Saya memikirkan betapa beraninya klub ini, terutama pemiliknya, Stan dan Josh, dalam mengambil keputusan itu," kata Arteta dikutip dari situs resmi klub.
Menurutnya, keberhasilan Arsenal saat ini tak lain karena dukungan besar yang diberikan oleh manajemen dan pemilik kepadanya.
Karenanya, ia mendedikasikan gelar juara musim ini kepada seluruh orang yang terlibat di balik Arsenal, selain juga para pemain yang telah berjuang.
"Mereka telah memberikan dukungan luar biasa kepada saya setiap hari. Pemilik kami luar biasa. Kami sangat beruntung memiliki Stan dan Josh, dan semua dukungan yang saya terima dari semua orang di klub ini."
"Saya tidak bisa menyebutkan nama semua orang, karena jumlahnya sangat banyak, tetapi bersama-sama mereka telah berperan penting dalam perjalanan membawa kita ke titik ini hari ini, dan tentu saja semua pemain yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini," tegasnya.
Kai Havertz merayakan gol pembuka dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal vs Burnley di Stadion Emirates di London pada 18 Mei 2026. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)
Gelontorkan Dana Besar Untuk Rombak Arsenal
Arsenal sempat berada di periode yang cukup berat pada 2017-2022 usai mereka gagal menembus Liga Champions. Bahkan, Meriam London sempat gagal tampil di Eropa pada musim 2021-2022.
Perubahan besar langsung dilakukan oleh Arteta dengan mendatangkan banyak pemain dalam kurun waktu lima musim terakhir.
tanggung, sejak musim 2020-2021, Arteta cukup banyak mengeluarkan dana lebih dari 1 miliar euro atau sekitar 22 triliun rupiah.
Mikel Arteta memecahkan rekor pembelian termahal pada 2023-2024, saat membeli Declan Rice dari West Ham United seharga 116,6 juta euro.
Tak hanya itu, Meriam London juga menebus Kai Havertz dari Chelsea dengan banderol 75 juta euro sehingga membuat pengeluaran klub menjadi 235,1 juta euro.
Angka belanja Tim Meriam meledak gila-gilaan pada musim 2025-2026 dengan mencapai 294,6 juta euro.
Arsenal membeli Martin Zubimendi (Real Sociedad/70 juta euro), Eberechi Eze (Crystal Palace/69,3 juta euro), Viktor Gyokeres (Sporting/66,9 juta euro), dan Noni Madueke (Chelsea/56 juta euro).
Namun, semuanya terbayar lunas dengan satu trofi Liga Inggris yang sudah lama tidak mereka raih setelah kali terakhir pada 2003-2004.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang