Ratusan Warga Sukoharjo Kehilangan Dokumen Usai Banjir, 150 Orang Urus Surat Kehilangan
Polres Sukoharjo membuka layanan pengurusan dokumen hilang dan rusak bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (18/4/2026).
Layanan tersebut digelar di Balai Pertemuan Warga Dukuh Kaliwingko RT 01 RW 09, Desa Madegondo, dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Banjir yang terjadi pada Selasa (14/4/2026) hingga Rabu (15/4/2026) sebelumnya menyebabkan sejumlah dokumen penting milik warga hanyut dan terendam air.
Dalam kegiatan itu, warga memanfaatkan layanan untuk mengurus Surat Kehilangan serta berkonsultasi terkait dokumen kependudukan.
Tercatat sebanyak 150 warga mengajukan pembuatan Surat Kehilangan. Sementara 25 warga lainnya melakukan konsultasi mengenai dokumen yang rusak akibat banjir.
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan, layanan tersebut dibuka untuk mempermudah warga dalam mengurus dokumen penting pascabencana.
“Banyak berkas penting warga yang hilang maupun rusak akibat banjir. Oleh karena itu, kami hadir langsung di lokasi untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan dokumen,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/4/2026).
Melalui layanan ini, warga diharapkan dapat segera melengkapi kembali dokumen penting yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari.
Salah satu warga Kaliwingko, Desa Madegondo, Heni, mengatakan bahwa Polres dan Disdukcapil sudah memberikan layanan terkait keluhan warga yang mengalami kerusakan dan kehilangan dokumen akibat banjir.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Polres dan Disdukcapil yang cepat tanggap menerima keluhan warga, terutama terkait dokumen kependudukan yang hilang atau rusak pasca banjir yang terjadi pada Rabu (15/4) kemarin,” kata Heni.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang