Top 6+ Bahaya Makan Ikan Sapu-sapu, Awas Jangan Nekat

6 Bahaya Makan Ikan Sapu-sapu, Awas Jangan Nekat, 1. Terpapar kontaminasi logam berat, 2. Mengandung limbah kimia dan pestisida, 3. Risiko infeksi parasit, 4. Menyebabkan reaksi alergi, 5. Tekstur daging yang kurang menarik, 6. Potensi keracunan makanan

sapu (Hypostomus plecostomus) tengah dibasmi di sungai-sungai Jakarta.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, 60 persen sungai di Jakarta sudah berisi ikan sapu-sapu, sehingga harus dilakukan pembersihan agar sungai normal kembali.

Bahkan dalam satu jam, sekitar 300 kilogram ikan sapu-sapu berhasil ditangkap di Setu Babakan, Jakarta Selatan.

Namun bukannya dikonsumsi, ikan sapu-sapu yang sudah ditangkap kemudian langsung dikubur.

Itu karena ikan ini memang tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi. Lingkungan hidupnya yang kerap tercemar membuat ikan sapu-sapu berpotensi membawa berbagai risiko kesehatan.

Bahaya makan ikan sapu-sapu

Berikut enam bahaya utama mengonsumsi ikan sapu-sapu yang perlu diwaspadai masyarakat.

1. Terpapar kontaminasi logam berat

Ikan sapu-sapu hidup di dasar perairan yang sering kali menjadi tempat endapan limbah. Terlebih banyak sungai di Jakarta yang tercemar.

6 Bahaya Makan Ikan Sapu-sapu, Awas Jangan Nekat, 1. Terpapar kontaminasi logam berat, 2. Mengandung limbah kimia dan pestisida, 3. Risiko infeksi parasit, 4. Menyebabkan reaksi alergi, 5. Tekstur daging yang kurang menarik, 6. Potensi keracunan makanan

Wali Kota Jakarta Timur kerika melakukan operasi penagkapan ikan sapu-sapu di kali Ciliwung, Jumat (17/4/2026).

Kondisi ini membuatnya rentan mengakumulasi logam berat seperti merkuri, kadmium, hingga timbal.

Saat dikonsumsi, zat berbahaya tersebut dapat memicu gangguan kesehatan serius, termasuk kerusakan organ dalam, gangguan saraf, hingga peningkatan risiko penyakit kronis.

2. Mengandung limbah kimia dan pestisida

Selain logam berat, ikan sapu-sapu juga berpotensi menyerap limbah kimia dari industri maupun pestisida pertanian yang terbawa ke aliran sungai.

Paparan bahan kimia berbahaya ini dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh, terutama bila dikonsumsi secara terus-menerus.

3. Risiko infeksi parasit

Ikan sapu-sapu dapat membawa berbagai parasit seperti cacing yang dapat menular ke manusia.

6 Bahaya Makan Ikan Sapu-sapu, Awas Jangan Nekat, 1. Terpapar kontaminasi logam berat, 2. Mengandung limbah kimia dan pestisida, 3. Risiko infeksi parasit, 4. Menyebabkan reaksi alergi, 5. Tekstur daging yang kurang menarik, 6. Potensi keracunan makanan

Petugas menunjukkan ikan sapu-sapu sepanjang 35 cm yang ditangkap di sungai sebelah selatan mal Plaza Indonesia, Jumat (17/4/2026).

Jika ikan dikonsumsi tanpa dimasak secara sempurna, parasit tersebut bisa menginfeksi tubuh dan menyebabkan gangguan pencernaan, infeksi usus, atau masalah kesehatan lainnya.

4. Menyebabkan reaksi alergi

Sebagian orang mungkin mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi ikan sapu-sapu, apalagi jika ikan tersebut mengandung bahan kimia atau limbah berbahaya. Gejala alergi dapat berupa gatal-gatal, ruam kulit, mual, atau gangguan pencernaan.

5. Tekstur daging yang kurang menarik

Daging ikan sapu-sapu terkenal keras, alot, dan memiliki rasa yang kurang enak dibanding ikan konsumsi lainnya.

Faktor ini membuat ikan sapu-sapu kurang ideal untuk diolah menjadi makanan, sekaligus menjadi alasan tambahan mengapa ikan ini tidak populer sebagai hidangan.

6. Potensi keracunan makanan

Akumulasi bahan berbahaya yang tersimpan dalam tubuh ikan sapu-sapu dapat memicu keracunan makanan.

Gejalanya meliputi mual, muntah, diare, dan rasa lemas. Kondisi ini tentu berbahaya terutama bagi anak-anak, lansia, dan individu dengan kekebalan tubuh rendah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang