Pramono Bakal Bentuk Pasukan Khusus Tangani Ikan Sapu-sapu di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana membentuk pasukan khusus untuk menangani persoalan ikan sapu-sapu di perairan Jakarta.
Langkah ini diambil menyusul masifnya populasi ikan sapu-sapu di Jakarta.
“Secara khusus nanti kami akan tugaskan PPLH yang bertugas untuk itu,” kata Pramono usai meninjau operasi tangkap ikan sapu-sapu di Saluran RW 06, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Jumat, 17 April 2026.
Pramono menjalankan, penanganan ikan sapu-sapu di ibu kota akan dilakukan secara sistematis. Ia secara spesifik menyampaikan para petugas akan difokuskan untuk mengendalikan populasi ikan tersebut di saluran air dan sungai.
“Artinya ini yang kemudian menjadi PR bagi Pemerintah Jakarta, kami akan konsentrasi dan untuk itu nanti akan ada penugasan secara khusus PJLP yang menangani ikan sapu-sapu ini,” tuturnya.
Operasi tangkap ikan sapu-sapu di wilayah Jakarta Utara
Lebih lanjut, Pramono menyebut keberadaan ikan sapu-sapu menjadi persoalan serius. Mengingat, ikan sapu-sapu berkembang biak secara cepat dan mampu menghasilkan ribuan telur dalam satu kali reproduksi.
“Saya juga baru tahu kenapa ikan sapu-sapu yang wanita yang perempuan itu rata-rata lebih gemuk daripada yang pria dan telurnya satu ikan itu bisa 1.000 lebih ya? 300 sampai 3.000. Jadi bertelurnya cepat banget,” tutur dia.
Pramono lantas mengungkap populasi ikan sapu-sapu di Jakarta kini sudah tembus 60 persen. Populasi ini berpotensi terus meningkat jika tak ada aksi penangkapan.
“Maka dengan demikian sekali lagi gerakan ini untuk mengurangi dominasi yang terlalu berlebihan ikan sapu-sapu yang ada di Jakarta ini,” pungkas Pramono.