Harga Tiket Pesawat Rute Asia-Eropa Naik hingga 70 Persen akibat Konflik Timur Tengah
Harga tiket pesawat rute-rute populer yang menghubungkan Asia-Pasifik dan Eropa untuk perjalanan Juni 2026, rata-rata naik hingga 70 persen dibanding tahun lalu.
Kenaikan harga tiket ini berdasarkan analisis Alton Aviation Consultancy terhadap data dari perusahaan analitik Cirium dan agen perjalanan daring.
Harga tiket pesawat Asia Pasifik-Eropa naik hingga 70 persen
Tekanan harga tiket diprediksi masih ada meski konflik berakhir
Naiknya harga tiket pesawat ini terjadi karena gangguan terkait konflik Amerika Serikat (AS)-Israel lawan Iran yang terus berlanjut di Teluk Persia, koridor transit tersibuk di dunia.
"Meskipun konflik segera berakhir, tekanan harga tiket pesawat akan tetap ada," kata Direktur Pelaksana di Alton, Bryan Terry, dikutip dari Bloomberg, Rabu (8/4/2026).
Tiket pesawat dari Sydney ke London, misalnya, saat ini rata-rata harga tiketnya lebih dari 1.500 dollar AS, atau sekitar Rp 25,49 juta. Tarif ini naik dua kali lipat dibanding tarif tahun lalu.
Harga tiket ini termasuk penerbangan langsung dan satu kali transit, serta transit melalui bandara-bandara di negara-negara Teluk.
Tekanan harga tiket pesawat ini juga terlihat dari arah sebaliknya. Harga tiket pesawat dari Eropa ke Asia juga melonjak pada bulan Juni 202 hingga 79 persen dibanding tahun lalu.
Sementara itu, untuk beberapa rute jarak jauh, harga tiket pesawatnya naik hampir tiga kali lipat lebih mahal dibanding tahun lalu.
Perkiraan kenaikan harga tiket pesawat Juni 2026
Rencana liburan ke Eropa bisa lebih mahal. Analisis terbaru menunjukkan harga tiket pesawat rute Asia Pasifik-Eropa meroket hingga 70 persen.
Berikut perkiraan kenaikan harga tiket pesawat antara Juni 2025 dan Juni 2026, berdasarkan analisis Alton Aviation Consultancy:
Tiket pesawat Sydney - London
- Juni 2025: 725 dolar, atau sekitar Rp 12.322.825
- Juni 2026: 1,503 dolar, atau sekitar Rp 25.546.491
Tiket pesawat Amsterdam-Singapura
- Juni 2025: 664 dollar AS, atau sekitar Rp 11,28 juta
- Juni 2026: 1,191 dollar AS, atau sekitar Rp 20, 24 juta
Tiket pesawat London-Melbourne
- Juni 2025: 701 dollar AS, atau sekitar Rp 11, 91 juta
- Juni 2026: 1,236 dollar AS, atau sekitar Rp 21 juta
Tiket pesawat Hong Kong-London
- Juni 2025: 493 dollar AS, atau sekitar Rp 8,37 juta
- Juni 2026: 847 dollar AS, atau sekitar Rp 14,39 juta
Tiket pesawat Bangkok-Frankfurt
- Juni 2025: 489 dollar AS, atau sekitar Rp 8,31 juta
- Juni 2026: 810 dollar AS, atau sekitar Rp 13,76 juta
Tiket pesawat Singapura-London
- Juni 2025: 601 dollar AS, atau sekitar Rp 10,21 juta
- Juni 2026: 834 dollar AS, atau sekitar Rp 14,17 juta
Rencana liburan ke Eropa bisa lebih mahal. Analisis terbaru menunjukkan harga tiket pesawat rute Asia Pasifik-Eropa meroket hingga 70 persen.
Untuk diketahui, konflik yang dimulai sejak akhir Februari 2026, sejak AS dan Israel menyerang Iran, memicu sekitar 70.000 pembatalan penerbangan.
Dampak serangan tersebut kemudian berlanjut pada penutupan wilayah udara, pengurangan kapasitas di pusat-pusat penerbangan Teluk, dan kenaikan biaya bahan bakar.
Kondisi ini mendorong kenaikan harga tiket pesawat, dan harga tiket pesawat diperkirakan akan tetap tinggi selama berbulan-bulan.
Pemesanan tiket pesawat turun
Harga tiket pesawat yang semakin meroket berdampak pada turunnya jumlah pemesanan tiket pesawat.
Pemesanan tiket pesawat untuk musim panas dari Eropa ke AS turun 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, lalu lintas sebaliknya, turun 11 persen, menurut Cirium.
Pemesanan tiket pesawat dari Asia ke Eropa pun juga turun sebesar 4,4 persen, termasuk rute yang terhubung melalui Timur Tengah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang