Diskon Tiket Pesawat Mudik Lebaran 2026 Pelita Air, Berlaku untuk 11 Rute
Khusus masa angkutan mudik Lebaran 2026, maskapai Pelita Air memberikan diskon tiket pesawat rute domestik yang bisa dimanfaatkan untuk mudik ke kampung halaman.
"Dalam rangka mendukung program stimulus Idul Fitri dari pemerintah, Pelita Air menghadirkan diskon tiket mudik untuk perjalanan lebih nyaman," dikutip dari instagram resmi @pelitaair, Jumat (13/2/2026).
Lebih lanjut disampaikan, diskon tiket pesawat Pelita Air ini berlaku untuk pemesanan mulai 10 Februari 2026 hingga 29 Maret 2026. Adapun periode penerbangannya pada 14 Maret hingga 29 Maret 2026.
Berikut beberapa rute dan tarif tiket pesawat spesial yang diberikan oleh Pelita Air selama masa angkutan mudik Lebaran 2026:
- Jakarta-Surabaya dari Rp 1,4 juta menjadi Rp 1,1 jutaan.
- Jakarta - Pekanbaru dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 1,3 jutaan
- Jakarta - Medan dari Rp 2,1 juta menjadi Rp 1,7 jutaan
- Jakarta - Balikpapan dari Rp 1,9 juta menjadi Rp 1,5 jutaan
- Jakarta - Padang dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 1,4 jutaan
- Jakarta - Makassar dari harga Rp 2,1 juta menjadi Rp 1,7 jutaan
- Jakarta - Aceh dari Rp 2,6 juta turun menjadi Rp 2,1 jutaan
- Jakarta - Banjarmasin dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 1,4 jutaan
- Jakarta - Yogyakarta dari Rp 1,1 juta menjadi Rp 867.022
- Jakarta - Palembang dari Rp 1,1 juta menjadi Rp 863.347
- Jakarta - Lombok dari Rp 1,7 juta menjadi Rp 1,3 jutaan
Kendari dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 2,04 jutaan.Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto mengumumkan program stimulus Idulfitri diberikan guna menjaga mobilitas masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi saat musim Lebaran.
Airlangga menyebut besaran diskon tiket pesawat tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya.
Adapun program diskon menjelang hari raya keagamaan dan Nataru telah meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya pada kuartal keempat 2025 sebesar 5,39 persen
“Peningkatan mobilitas pada periode Lebaran dan Idul Fitri 2025 mencapai 154,62 persen dan libur Nataru sebesar 110,43 persen. Secara year-on-year, yaitu 1 tahun, sebesar 5,11 persen,” ujar Airlangga Selasa (10/2/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang