Real Madrid Pertimbangkan Sistem Kapten Baru Akibat Konflik Internal

Antonio Rudiger, Fede Valverde, Real Madrid, Dani Carvajal, Real Madrid Pertimbangkan Sistem Kapten Baru Akibat Konflik Internal

Real Madrid tampaknya mulai jengah dengan apa yang terjadi di dalam internal tim usai beberapa pemainnya sering terlibat konflik satu sama lain.

Dalam beberapa waktu terakhir, beberapa pemain bintang mereka terlibat perselisihan hingga mengarah ke aksi kekerasan.

Antonio Rudiger terlibat perselisihan dengan Alvaro Carreras pada awal pekan, sementara pada hari Kamis, Aurelien Tchouameni dan Fede Valverde juga sempat berkontak fisik.

Insiden tersebut yang menyebabkan Valverde harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat pertengkaran dengan Tchouameni.

Peristiwa ini menandai puncak ketegangan di ruang ganti yang semakin terpecah dalam beberapa bulan terakhir.

Belakangan, muncul pertanyaan tentang peran kapten yang dianggap tidak terlalu efektif dalam mengatasi situasi internal di Real Madrid.

Sistem Pemilihan Kapten Baru

Salah satu sosok penting dalam situasi ini adalah sang kapten, Dani Carvajal, yang dalam beberapa pekan terakhir tidak dimainkan oleh pelatih kepala Alvaro Arbeloa.

Selain karena kemampuan, Carvajal juga tak jarang terlibat perselisihan dengan pemain lain hingga sang pelatih. Alhasil, muncul keraguan terhadap kemampuan kepemimpinannya.

Kemampuan Carvajal untuk meredam konflik tersebut dianggap kurang mahir ditambah penurunan performa Real Madrid di kompetisi bergengsi.

Karena alasan tersebut, banyak pemain yang menginginkan sistem kepemimpinan baru di ruang ganti, seperti yang diungkapkan oleh Diario AS.

Selama ini, Real Madrid menentukan kapten berdasarkan masa bakti pemain di klub, seperti yang diterima Carvajal dan kemungkinan akan digantikan oleh Valverde pada akhir musim ini.

Banyak anggota tim ingin agar sistem pemilihan kapten dilakukan secara demokratis, mirip dengan metode yang diterapkan oleh rival El Clasico, Barcelona.

Blaugrana menggabungkan sistem senioritas dan pemungutan suara, sehingga Ronald Araujo saat ini menjadi kapten mereka.

Pandangan baru ini menunjukkan adanya kebutuhan untuk perubahan signifikan di Real Madrid, termasuk dalam sistem kepemimpinan tim.

Keputusan mengenai perubahan sistem kapten ini nantinya akan berada di tangan Florentino Perez dan jajaran direksi klub, dan belum diketahui apakah mereka akan mengambil pendekatan baru tersebut.

Antonio Rudiger, Fede Valverde, Real Madrid, Dani Carvajal, Real Madrid Pertimbangkan Sistem Kapten Baru Akibat Konflik Internal

Aurelien Tchouameni beraksi di sesi latihan Real Madrid di Florida pada 17 Juni 2025, menjelang pertandingan Piala Dunia Antarklub 2025 antara Real Madrid Spanyol dan Al Hilal Arab Saudi.

Keributan Fisik Berujung Denda

Aksi keributan yang melibatkan Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde membuat pihak klub turun tangan untuk menyelesaikannya.

Meskipun sang pemain sempat memberikan versi berbeda di media sosial, manajemen tetap menjatuhkan sanksi finansial sebesar 500.000 euro (sekitar Rp 10,2 miliar) kepada masing-masing pihak. 

Ketegangan di internal tim dikabarkan sudah mulai memuncak sejak sesi latihan hari Rabu (6/5/2026). 

Ketegangan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni memicu konflik panas yang sampai membuat sejumlah rekan setim turun tangan untuk meredakan situasi.

Pada sesi latihan Liga Spanyol hari Kamis, atmosfer tim disebut memanas setelah Valverde dikabarkan enggan berjabat tangan dengan Tchouameni.

Persoalan semakin rumit akibat munculnya tudingan bahwa Tchouameni membocorkan informasi internal tim kepada media. Meski gelandang asal Prancis tersebut membantah tuduhan itu, hubungan keduanya tetap memanas.

Konflik kemudian berlanjut di lapangan latihan lewat beberapa tekel keras yang terjadi saat sesi dipimpin staf pelatih. 

Perselisihan mencapai titik puncak ketika keduanya terlibat kontak fisik di ruang ganti, yang menyebabkan Valverde terjatuh hingga mengalami luka sobek di bagian kepala.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang