Harga BBM Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Tiket Bus Ikut Naik?

harga Pertamax, harga BBM, harga Pertamax naik, Harga BBM Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Tiket Bus Ikut Naik?

Harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi Pertamax naik jadi Rp 16.250 per liter mulai hari ini, Rabu (10/6/2026).

Harga ini naik Rp 3.950 per liter dibandingkan harga sebelumnya yang berlaku sejak 1 Juni 2026, yakni Rp 12.300 per liter.

Lantas, dengan kenaikan harga Pertamax ini, apakah tiket bus juga ikut naik?

Harga Pertamax naik, harga tiket bus ikut naik? 

harga Pertamax, harga BBM, harga Pertamax naik, Harga BBM Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Tiket Bus Ikut Naik?

Di tengah kenaikan harga bahan bakar Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter, apakah harga tiket bus juga ikut naik?

Direktur Utama PO Sumber Alam, Anthony Steven Hambali mengatakan, kenaikan harga BBM saat ini tidak berpengaruh terhadap tarif tiket bus. 

Sebab, kata Anthony, angkutan umum biasanya menggunakan bahan bakar subsidi.

"Yang berubah harga Pertamax saja, jadi tidak berpengaruh ke kami (PO Sumber Alam). Angkutan umum biasanya menggunakan BBM subsidi," kata Anthony kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (10/6/2026) pagi.

Dikutip dari Rabu (10/6/2026), kenaikan harga ini menjadi penyesuaian pertama untuk Pertamax setelah sebelumnya harga produk tersebut masih dipertahankan di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia yang terjadi sejak konflik Israel-Iran memanas pada akhir Februari 2026. 

Selain itu, Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan harga dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.

Mengapa harga Pertamax naik?

harga Pertamax, harga BBM, harga Pertamax naik, Harga BBM Naik Jadi Rp 16.250 per Liter, Tiket Bus Ikut Naik?

Suasana antrean pengendara motor di salah satu SPBU di Kota Bogor, pada Rabu (10/6/2026). Di tengah kenaikan harga bahan bakar Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter, apakah harga tiket bus juga ikut naik?

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun menjelaskan, penyesuaian harga dilakukan setelah berkoordinasi dengan pemerintah, mengacu pada mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian. 

"Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah," ujar dia dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026). 

Adapun produk solar non-subsidi, Pertamina belum melakukan perubahan harga. Begitu pula untuk seluruh jenis BBM bersubsidi. 

"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” kata Roberth.

Berikut harga BBM Pertamina untuk wilayah Jabodetabek per Rabu (10/6/2026). 

  • Solar Subsidi (Biosolar): Rp 6.800 per liter 
  • Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter 
  • Pertamax (RON 92): Rp 16.250 per liter (sebelumnya Rp 12.300 per liter) 
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 17.000 per liter (sebelumnya Rp 12.900 per liter) Pertamax Turbo (RON 98): Rp 20.750 per liter 
  • Dexlite (CN51): Rp 23.000 per liter 
  • Pertamina Dex (CN53): Rp 24.800 liter.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang