Ngerasa Difitnah Lakukan Pelecehan Sesama Jenis, Ustaz Solmed Siap Lapor ke Polisi

Ustaz Solmed
Ustaz Solmed

 Pendakwah kondang Sholeh Mahmoed Munawir atau yang lebih dikenal sebagai Ustaz Solmed angkat bicara terkait tudingan serius yang menyeret namanya dalam kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis. 

Isu tersebut beredar luas di media sosial dan memicu spekulasi publik yang mengaitkan dirinya dengan sosok berinisial SAM yang tengah dilaporkan ke pihak berwajib. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suami dari April Jasmine itu menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan merupakan kekeliruan fatal. Ia menampik keras bahwa dirinya adalah sosok yang dimaksud dalam laporan tersebut. 

Menurutnya, kesalahan persepsi publik dipicu oleh dugaan nama panjang yang dianggap memiliki unsur “Ahmad”, sehingga disamakan dengan inisial SAM.

"Itu adalah salah sasaran. Jadi SAM itu bukan saya. Mereka itu salah menduga, dipikir nama saya itu Soleh Ahmad Mahmud. Sejak kapan nama saya ada Ahmad-nya? Nama saya itu Sholeh Mahmoed Munawir," kata Ustaz Solmed, saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta, Senin 16 Maret 2026.

Permasalahan ini bermula dari laporan seorang pengacara mengenai dugaan tindakan pelecehan seksual sesama jenis oleh seorang pendakwah ternama berinisial SAM. Karena ciri-ciri yang beredar di publik dianggap menyerupai sosok yang kerap tampil di layar kaca, warganet pun dengan cepat mengaitkannya dengan Ustaz Solmed.

Akibatnya, akun media sosial miliknya sempat dibanjiri komentar bernada negatif hingga hujatan. Namun, situasi mulai berbalik setelah ia memberikan klarifikasi secara terbuka. Bahkan, sebagian warganet mengakui kesalahan mereka dan menyampaikan permintaan maaf.

"Begitu saya klarifikasi, mereka justru meminta maaf. Bahkan ada yang bilang, 'Waduh salah lapak nih, kita putar balik yuk.' Itu menandakan mereka sudah tertipu oleh konten fitnah sehingga nyasar ke IG saya," ujarnya.

Lebih lanjut, Ustaz Solmed mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan pihak pelapor untuk memastikan identitas sosok SAM yang dimaksud. Dari komunikasi tersebut, ia memastikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus tersebut.

"Malam harinya pelapor itu menelepon saya kalau SAM itu memang bukan saya, dan dia sebut SAM itu siapa. Dan saya tahu siapa yang dimaksud dengan SAM," ungkapnya.

Meski mengaku tidak mengalami kerugian materi, ia menilai klarifikasi penting dilakukan demi menjaga reputasi dan nama baik. Ia juga menegaskan bahwa fitnah yang beredar tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Tidak hanya berhenti pada klarifikasi, Ustaz Solmed kini mengambil langkah lebih tegas. Ia mengaku telah mengumpulkan bukti serta identitas sejumlah akun media sosial yang diduga menjadi provokator penyebaran isu tersebut. Bahkan, ia telah berkonsultasi dengan pihak kepolisian terkait rencana pelaporan.

"Saya sudah kantongi namanya, saya sudah kantongi akunnya. Insya Allah habis lebaran saya akan ke Polda atau Mabes Polri untuk melaporkan akun-akun yang telah membuat fitnah. Saya berikan waktu sampai lebaran ini. Segera di-take down," ancamnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun memberikan kesempatan bagi pihak-pihak terkait untuk menunjukkan itikad baik sebelum proses hukum ditempuh. Ustaz Solmed menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas tuduhan yang telah mencoreng nama baiknya.

"Pikirkan baik-baik, silakan datang ke tempat saya, sampaikan pertanggungjawaban saudara. Jika tidak, insya Allah saya pastikan habis lebaran saya akan bawa persoalan ini ke kasus hukum untuk saudara bertanggung jawab di pengadilan," pungkasnya.