Roblox Patuhi Aturan Perlindungan Anak Digital PP Tunas
- Roblox berkomitmen penuh mematuhi regulasi PP Tunas untuk meningkatkan keamanan anak di ruang siber.
- Platform akan memberlakukan pembatasan fitur komunikasi dan konten bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.
- Kebijakan ini selaras dengan Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 dan implementasi IGRS pada Januari 2026.
Roblox Tunduk pada Aturan Perlindungan Anak Digital
Pihak Roblox menegaskan bahwa mereka menghormati seluruh hukum yang berlaku di wilayah Indonesia. Perusahaan mengapresiasi kepemimpinan Komdigi dalam merancang PP Tunas sebagai instrumen perlindungan anak. Dialog konstruktif dengan pemerintah telah menghasilkan kesepakatan untuk menerapkan solusi keamanan yang memenuhi persyaratan lokal.
Pembatasan Fitur Pengguna di Bawah 16 Tahun
Salah satu poin krusial dalam penyesuaian kebijakan ini adalah kontrol ketat bagi remaja. Roblox segera memperkenalkan pembatasan fitur komunikasi bagi setiap pemain yang berusia di bawah 16 tahun. Selain itu, kurasi konten akan menjadi lebih selektif untuk memastikan anak-anak terhindar dari materi sensitif atau berbahaya.
Manajemen platform juga memastikan akan mengikuti prosedur penilaian risiko sesuai mandat Peraturan Menteri TUNAS. Proses ini melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap potensi ancaman siber yang mungkin menyasar pengguna usia dini. Dengan demikian, ekosistem bermain di dalam Roblox akan menjadi lebih aman dan terkendali secara sistematis.