Ikuti PP Tunas, Roblox Wajibkan Verifikasi Usia dan Bedakan Konten Sesuai Umur

PP Tunas, Roblox, Ikuti PP Tunas, Roblox Wajibkan Verifikasi Usia dan Bedakan Konten Sesuai Umur

Platform game global Roblox mulai menerapkan fitur verifikasi usia (age verification) bagi pengguna di Indonesia.

Kebijakan ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Menteri Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid mengatakan, implementasi kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat perlindungan anak di ruang digital, termasuk pada platform game.

"Roblox menjadi salah satu platform yang telah menyampaikan komitmen kepatuhan setelah melalui pembahasan intensif, mengingat karakteristiknya sebagai platform game yang memiliki perbedaan dengan media sosial," ujar Meutya dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Jumat (1/5/2026).

Pemerintah mengapresiasi langkah Roblox yang mulai mengimplementasikan sejumlah fitur utama sesuai ketentuan PP Tunas.

Salah satu fitur utamanya adalah verifikasi usia bagi seluruh pengguna di Indonesia.

Dari sekitar 45 juta pengguna Roblox di Indonesia, diperkirakan sebanyak 23 juta merupakan anak di bawah usia 16 tahun. Melalui sistem baru ini, pengguna yang tidak melakukan verifikasi usia akan dikategorikan sebagai akun anak.

Konsekuensinya, fitur komunikasi seperti chat akan dinonaktifkan secara otomatis guna mencegah interaksi dengan pihak yang tidak dikenal.

"Bagi pengguna yang tidak melakukan verifikasi maka fitur komunikasi seperti chat akan otomatis dinonaktifkan. Ini penting untuk mencegah interaksi dengan pihak yang tidak dikenal," kata Meutya.

Pembatasan konten berdasarkan usia

Selain itu, Roblox juga menerapkan pembatasan akses konten berdasarkan kelompok usia.

Pengguna di bawah 13 tahun, usia 13 hingga 15 tahun, serta di atas 16 tahun akan memiliki akses berbeda terhadap katalog game yang tersedia.

Dalam aspek pencegahan adiksi, Roblox turut menghadirkan fitur pengaturan waktu bermain (screen time) yang dapat dikendalikan oleh orang tua. Fitur ini memungkinkan orang tua mengatur durasi serta waktu akses anak terhadap permainan.

Vice President Global Public Policy Roblox, Nicky Jackson Colaco, menyebut PP Tunas sebagai salah satu regulasi penting dalam perlindungan anak di ruang digital.

"Fitur-fitur yang kami hadirkan di Indonesia merupakan salah satu yang paling ketat secara global dan disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan regulasi di Indonesia," kata Nicky.

Menurut Nicky, orang tua juga akan mendapatkan kontrol penuh terhadap aktivitas akun anak tanpa perlu melakukan pengaturan tambahan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang