Cuek Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis SAM, Ustaz Syam Fokus Ibadah di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Ustaz Syam Elmarusy
Ustaz Syam Elmarusy

 Nama pendakwah Ustaz Syam Elmarusy belakangan menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Hal ini terjadi menyusul beredarnya kabar mengenai seorang pendakwah berinisial SAM yang dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan kasus pelecehan seksual terhadap santri.

Kasus tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri dan saat ini dikabarkan telah memasuki tahap penyidikan. Kuasa hukum para korban, Benny Jehadu, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyerahkan sejumlah bukti yang dianggap cukup untuk menguatkan laporan tersebut. i

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Benny, bukti yang diserahkan kepada penyidik terdiri dari berbagai materi yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut. Beberapa di antaranya berupa jejak digital percakapan hingga rekaman video yang disebut berasal dari masa lalu.

Ia pun mendesak aparat kepolisian untuk segera mengambil langkah tegas terhadap pihak terlapor agar kasus ini dapat ditangani secara serius dan memberikan keadilan bagi para korban.

Di tengah ramainya pemberitaan tersebut, nama Ustaz Syam sempat ikut terseret dalam perbincangan netizen karena kemiripan inisial. 

Menanggapi hal itu, Ustaz Syam akhirnya memberikan klarifikasi melalui unggahan di media sosialnya.

Ia mengaku cukup terkejut karena tiba-tiba menerima banyak mention dari pengguna media sosial yang menanyakan kabar terkait isu tersebut.

"Aduh ada berita apa ini banyak yang mention," kata Ustaz Syam, mengutip unggahan di Instagramnya, Senin 16 Maret 2026.

Meski demikian, pendakwah yang juga dikenal sebagai figur publik di layar kaca itu memilih untuk tidak terlalu memikirkan polemik yang sedang berkembang. 

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menjalani ibadah di penghujung bulan suci Ramadan.

"Bawa santai, kita fokusin 10 terakhir Ramadan. Oh ternyata inisial S.A.M bukan SYAM," tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kaitan dengan laporan yang sedang diproses oleh kepolisian. Ustaz Syam juga memilih untuk tetap menjalani aktivitasnya seperti biasa tanpa terpengaruh oleh isu yang beredar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, kuasa hukum korban telah menegaskan bahwa pihak yang dilaporkan adalah seorang pendakwah dengan inisial SAM yang dikenal sering tampil di salah satu stasiun televisi swasta. Sosok tersebut disebut kerap menjadi juri dalam program lomba hafalan Al-Qur'an untuk anak-anak.

Kasus ini pun masih menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera menemukan titik terang melalui proses hukum yang sedang berjalan. Sementara itu, Ustaz Syam menegaskan dirinya memilih tetap fokus menjalani ibadah dan memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadan untuk memperbanyak amalan.