Top 5+ Masjid di Solo untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan 2026, Mana Saja?

Surakarta, 5 Masjid di Solo untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan 2026, Mana Saja?, 1. Masjid Agung Solo, 2. Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, 3. Masjid Al Wustho Mangkunegaran, 4. Masjid Raya Fatimah, 5. Masjid Siti Aisyah Manahan

Iktikaf merupakan kegiatan berdiam diri di masjid untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. 

Biasanya, umat Islam melakukan amalan ini 10 malam terakhir bulan Ramadhan. 

Mengutip laman kemenag.go.id, iktikaf merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan pada akhir Ramadhan. 

Umat Islam memanfaatkan waktu tersebut untuk meningkatkan ibadah, seperti shalat malam, membaca Al Quran, zikir, dan doa.

Ibadah dilakukan dengan harapan memperoleh malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih mulia dari 1000 bulan. 

Bagi umat Islam yang berada di Solo dan sekitarnya, terdapat sejumlah masjid yang membuka kesempatan bagi jemaah untuk melaksanakan iktikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan 2026.

Lokasi iktikaf di Solo

Dilansir dari Tribun Solo, Sabtu (7/3/2026), berikut beberapa masjid di Solo yang menggelar iktikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan.

1. Masjid Agung Solo

Masjid Agung Keraton Surakarta secara rutin mengadakan kegiatan iktikaf setiap Ramadhan. 

Dalam kegiatan tersebut, jemaah dapat mengikuti rangkaian ibadah malam seperti shalat lail dan shalat tahajud, yang kemudian dilanjutkan dengan sahur bersama.

Masjid Agung Solo mulai dibuka untuk iktikaf pada pukul 00.00 WIB. 

Sementara itu, shalat malam berjamaah biasanya dilaksanakan sekitar pukul 02.00 WIB, lalu dilanjutkan sahur bersama pada pukul 03.00 WIB.

2. Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo juga menjadi salah satu tempat favorit jemaah untuk melaksanakan iktikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan.

Biasanya masjid ini dibuka untuk kegiatan iktikaf mulai pukul 01.00 hingga 03.00 WIB. 

Jemaah yang datang diimbau untuk mematuhi aturan yang berlaku, salah satunya tidak membawa makanan dan minuman berwarna ke dalam area masjid.

Selain itu, masjid ini tidak menyediakan makanan sahur, sehingga jemaah diharapkan mempersiapkan kebutuhan sahur masing-masing.

3. Masjid Al Wustho Mangkunegaran

Masjid Al Wustho yang berada di kawasan barat Pura Mangkunegaran juga membuka kesempatan bagi jemaah untuk melaksanakan iktikaf selama 10 malam terakhir Ramadhan.

Pengurus masjid menyediakan makan dan minum untuk sahur, namun jumlahnya terbatas sehingga jemaah diimbau datang lebih awal.

4. Masjid Raya Fatimah

Masjid Raya Fatimah yang berlokasi di Jalan Dr Radjiman, Solo, juga menggelar kegiatan iktikaf yang terbuka untuk umum.

Dalam kegiatan tersebut, pengurus masjid menyiapkan sekitar 100 hingga 150 porsi menu sahur bagi jemaah yang mengikuti iktikaf.

5. Masjid Siti Aisyah Manahan

Masjid Siti Aisyah atau yang dikenal sebagai Masjid Kotak di kawasan Manahan juga membuka program iktikaf bagi masyarakat.

Kuota yang disediakan sebanyak 225 orang, terdiri dari 100 jemaah laki-laki dan 125 jemaah perempuan. 

Jemaah yang ingin mengikuti kegiatan ini diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu, baik secara online maupun offline.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs masjidkotak.site/iktikaf atau datang langsung ke masjid yang berada di Jalan Menteri Supeno.

Selain itu, pengurus masjid juga menyediakan sahur gratis bagi jemaah. Kegiatan iktikaf biasanya berlangsung mulai pukul 21.30 WIB hingga 06.30 WIB.

Tentang keutamaan iktikaf

Anjuran melaksanakan iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan juga disebutkan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW, di antaranya:

Dari Aisyah RA, ia berkata:

"Nabi SAW biasa melaksanakan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga beliau wafat. Kemudian para istri beliau melaksanakan iktikaf setelah beliau wafat." (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Ibnu Umar RA, ia berkata:

"Rasulullah SAW biasa melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan." (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Aisyah RA, ia berkata:

"Apabila telah masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah SAW mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya." (HR Bukhari dan Muslim)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang