Top 10+ Malam Terakhir Ramadhan 2026, Ini Rekomendasi Masjid untuk Itikaf di Bandung
Umat Islam memasuki fase paling istimewa dalam bulan Ramadhan 1447 Hijriah, yakni 10 hari terakhir yang dimulai pada Senin (9/3/2026) malam.
Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, salah satunya dengan melaksanakan i'tikaf di masjid.
I'tikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di dalam masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selama menjalankan i'tikaf, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah seperti membaca Al Quran, berdzikir, berdoa, serta melaksanakan shalat sunnah.
Di Indonesia, termasuk di Kota Bandung, i'tikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid.
Banyak masjid bahkan menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung jamaah yang ingin melaksanakan ibadah tersebut.
Apa Saja Rekomendasi Masjid untuk I'tikaf di Kota Bandung?
Bagi masyarakat yang berada di Kota Bandung, terdapat sejumlah masjid yang biasanya menjadi lokasi favorit untuk melaksanakan i'tikaf selama 10 malam terakhir Ramadhan. Beberapa masjid bahkan menyediakan fasilitas tambahan seperti area istirahat, tenda, hingga imam khusus untuk qiyamullail.
Berikut 10 rekomendasi masjid di Kota Bandung untuk melaksanakan i'tikaf:
- Masjid PUSDAI Jawa Barat
Alamat: Jalan Diponegoro Nomor 63 - Masjid Salman ITB
Alamat: Jalan Ganesa Nomor 7 - Masjid Habiburrahman (PT Dirgantara Indonesia)
Alamat: Jalan Pajajaran Nomor 154 - Masjid Al Lathiif
Alamat: Jalan Saninten Nomor 2 - Masjid Lautze 2 Bandung
Alamat: Jalan Tamblong Nomor 27 - Masjid Besar Cipaganti
Alamat: Jalan Cipaganti Nomor 85 - Masjid Raya Bandung
Alamat: Jalan Dalem Kaum Nomor 14 (Alun-Alun Kota Bandung) - Masjid Raya Al-Jabbar
Alamat: Jalan Cimincrang Nomor 14 - Masjid Al Ukhuwah
Alamat: Jalan Wastukencana Nomor 27 - Masjid Istiqamah
Alamat: Jalan Citarum.
Untuk mengikuti program i'tikaf di masjid-masjid tersebut, masyarakat disarankan mengecek informasi pendaftaran melalui media sosial resmi masing-masing pengelola masjid.
Mengapa 10 Malam Terakhir Ramadhan Menjadi Istimewa?
Sepuluh malam terakhir Ramadhan memiliki keistimewaan karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar. Dalam Al Quran disebutkan bahwa malam tersebut memiliki kemuliaan yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan.
Malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT pada waktu tersebut.
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah i'tikaf di masjid. Ibadah ini memungkinkan seseorang untuk fokus beribadah dan menjauh sejenak dari berbagai urusan duniawi.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang ingin beri'tikaf bersamaku, maka beritikaflah pada sepuluh malam terakhir." (HR Ibnu Hibban).
Hadits tersebut menunjukkan bahwa i'tikaf pada penghujung Ramadhan merupakan amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.
Apa Keutamaan I'tikaf bagi Umat Islam?
Keutamaan i'tikaf sangat besar karena menjadi salah satu cara untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar. Selain itu, i'tikaf juga memberikan kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Melalui i'tikaf, seseorang dapat:
- memperbanyak doa dan dzikir
- membaca dan mentadabburi Al Quran
- memperbanyak shalat sunnah
- menenangkan hati serta menjauh dari kesibukan dunia
Meskipun i'tikaf dapat dilakukan kapan saja, waktu yang paling utama adalah pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Para ulama memiliki beberapa pendapat terkait waktu dimulainya i'tikaf. Sebagian ulama berpendapat bahwa i'tikaf dapat dimulai sebelum matahari terbenam pada malam ke-21 Ramadhan.
Sementara pendapat lain menyebutkan i'tikaf dapat dimulai setelah melaksanakan shalat Subuh pada hari ke-21 Ramadhan.
Bagaimana Niat I'tikaf?
Dalam setiap ibadah, niat merupakan rukun yang sangat penting. Niat i'tikaf cukup diucapkan di dalam hati dengan penuh keikhlasan karena Allah SWT.
Berikut lafaz niat i'tikaf yang umum diajarkan oleh para ulama:
"Nawaitul i'tikafa fi hadzal masjidi sunnatan lillahi ta'ala."
Artinya: "Aku berniat i'tikaf di masjid ini sebagai ibadah sunnah karena Allah Ta'ala."
Dengan niat yang tulus serta kesungguhan dalam beribadah, i'tikaf diharapkan dapat menjadi sarana bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar pada penghujung Ramadhan.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul 10 Rekomendasi Masjid untuk Itikaf Ramadhan 2026 di Kota Bandung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang