Pemilihan Presiden Barcelona Memanas, Kebijakan Laporta soal Messi Diungkit

Barcelona, Joan Laporta, Liga Spanyol, presiden Barcelona, Pemilihan Presiden Barcelona Memanas, Kebijakan Laporta soal Messi Diungkit

Isu kepergian Lionel Messi dari Barcelona kembali menjadi topik perdebatan menjelang pemilihan presiden klub.

Mantan presiden Barcelona, Joan Laporta, mendapat kritik terkait situasi saat Messi meninggalkan klub pada 2021.

Messi berpisah dengan Barcelona pada musim panas tahun tersebut.

Megabintang Argentina itu tak memperpanjang kontrak karena klub mengalami kendala aturan batas gaji di Liga Spanyol.

Situasi tersebut membuat Barcelona tidak dapat menawarkan kontrak baru.

Dalam acara perpisahan, Messi terlihat emosional saat meninggalkan klub tempat ia bermain selama bertahun-tahun.

Setelah itu, pemain asal Argentina melanjutkan karier di Paris Saint-Germain.

Ia bermain selama dua musim bersama klub Prancis tersebut dan meraih tiga gelar.

Perbedaan Cerita Soal Rencana Comeback

Joan Laporta sebelumnya menyatakan bahwa ia sempat berusaha membawa Messi kembali ke Camp Nou pada 2023. 

Namun, cerita berbeda datang dari mantan pelatih Barcelona, Xavi.

Xavi menyebut proses kepulangan Messi tidak berjalan karena sikap dari pihak manajemen klub.

Ia menyampaikan bahwa rencana tersebut tidak mendapat dukungan penuh.

Barcelona, Joan Laporta, Liga Spanyol, presiden Barcelona, Pemilihan Presiden Barcelona Memanas, Kebijakan Laporta soal Messi Diungkit

Pemain Barcelona, Lionel Messi dan Philippe Coutinho, seusai mencetak gol dalam perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Man United di Stadion Camp Nou pada 16 April 2019. Terkini, Coutinho memberikan respons mengenai kans reuni dengan Messi di Inter Miami.

Laporta juga disebut tidak ingin Messi kembali karena khawatir terjadi masalah keseimbangan gaji di ruang ganti. 

Isu tersebut kemudian menjadi bahan kritik dalam debat calon presiden Barcelona.

Victor Font, salah satu kandidat presiden Barcelona, menyinggung masalah itu saat berhadapan dengan Laporta dalam forum debat.

Kritik Victor Font dalam Debat

Victor Font menilai penjelasan Laporta mengenai situasi Messi tidak sesuai dengan fakta. Ia menyebut pandangan Messi dan Xavi memiliki kesamaan.

"Anda lebih percaya kepada siapa? Messi berpikir sama seperti Xavi," ucap sosok berumur 53 tahun itu, dilansir dari BolaSport, Selasa (10/3/2026).

"Apakah kita mendengarkan mereka atau mantan presiden dengan daftar kebohongan?"

"Leo akan keluar dan menjelaskan," kata Font, menjelang pemilihan presiden Barcelona pada 15 Maret 2026 mendatang.

Font juga mengkritik rencana Laporta untuk membuat patung Messi dan menggelar laga perpisahan bagi pemain tersebut.

"Memutus hubungan dengan pemain terbaik dalam sejarah demi kepentingan pribadi dan mencoba memperbaikinya dengan pertandingan dan membuatkan patung adalah salah satu hal yang paling disesalkan," tutur Font.

"Dia berbohong tentang Messi yang akan bertahan."

"Dia satu-satunya yang tidak memiliki rencana agar Messi tetap tinggal," pungkasnya.

Messi sendiri memiliki catatan panjang bersama Barcelona. Selama 17 tahun membela klub asal Catalunya itu, ia membantu tim meraih 33 trofi, termasuk dua gelar treble winner.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang