Registrasi Biometrik Telkomsel: Konter Pulsa UMKM Tetap Aman

Registrasi Biometrik Telkomsel: Konter Pulsa UMKM Tetap Aman
Registrasi Biometrik Telkomsel: Konter Pulsa UMKM Tetap Aman

  • Telkomsel mengintegrasikan layanan registrasi biometrik ke aplikasi DigiPOS Aja! bagi mitra outlet.
  • Peran konter pulsa dan UMKM tetap menjadi garda terdepan dalam pelayanan registrasi pelanggan.
  • Masa transisi pendaftaran menggunakan NIK dan KK masih berlaku hingga Juni 2026.
  • Kebijakan ini mendukung program SEMANTIK untuk menekan angka penipuan digital (scam).

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menjamin penerapan registrasi biometrik Telkomsel tidak akan mengancam eksistensi konter pulsa. Perusahaan memastikan para pelaku UMKM tetap memiliki peran sentral dalam melayani pelanggan. Langkah ini diambil untuk memperkuat validitas identitas pengguna layanan seluler di seluruh Indonesia.

Integrasi DigiPOS Aja! dan Peran Vital Konter Pulsa

Langkah ini bertujuan agar outlet tetap menjadi penyedia layanan terdepan bagi masyarakat. Penggunaan teknologi canggih ini diharapkan tidak menyulitkan mitra, melainkan justru memberikan nilai tambah. "Para mitra outlet dapat berperan sebagai garda terdepan penyedia layanan registrasi yang lebih andal," ujar Fahmi.

Opsi Kanal Registrasi bagi Pelanggan

Selama proses implementasi berjalan, pelanggan memiliki beberapa pilihan untuk melakukan pendaftaran nomor. Selain melalui mitra outlet, masyarakat dapat mengakses situs resmi tsel.id/registrasibiometrik untuk pendaftaran mandiri.

Bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan langsung, kantor layanan GraPARI juga siap memberikan pendampingan penuh. Telkomsel memastikan adopsi teknologi baru ini dilakukan secara bertahap tanpa mengurangi kenyamanan akses layanan.

Perlindungan Data dan Masa Transisi hingga 2026

Telkomsel menetapkan masa transisi hingga Juni 2026 bagi pelanggan lama. Selama periode ini, masyarakat masih bisa menggunakan skema lama dengan NIK dan KK. Namun, setelah masa transisi berakhir, semua registrasi wajib memadukan identitas valid dengan data biometrik.

Dampak Jangka Panjang bagi Keamanan Digital