Thailand Bantu Turis Terdampak Konflik Iran Vs As-Israel di Timur Tengah

Thailand Bantu Turis Terdampak Konflik Iran Vs As-Israel di Timur Tengah

 Pemerintah Thailand mengambil langkah darurat dengan menyediakan bantuan finansial harian bagi wisatawan internasional yang terdampar karena penutupan ruang udara global imbas eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Dilansir dari Travel and Tour World, langkah tersebut diumumkan oleh Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand untuk membantu para wisatawan yang tidak dapat kembali ke negara asalnya akibat gelombang pembatalan penerbangan.

Program itu memberikan dukungan sebesar 2.000 baht (sekitar Rp 1 juta) per hari untuk setiap turis yang terdampak.

Menurut laporan, kebijakan bantuan ini lahir setelah sejumlah rute penerbangan terganggu oleh penutupan ruang udara di kawasan konflik, yang menyebabkan banyak pelancong kesulitan melanjutkan perjalanan mereka.

Pemerintah kini bekerja sama dengan asosiasi hotel, maskapai, serta otoritas bandara untuk memastikan bantuan dapat disalurkan dengan cepat.

Bantuan finansial ini diatur oleh regulasi khusus kementerian yang berlaku untuk situasi force majeure, yakni keadaan di luar kendali pihak wisatawan.

Selain bantuan tunai harian, pemerintah juga mendorong hotel-hotel di berbagai destinasi wisata utama seperti Bangkok, Phuket, Krabi, dan Chiang Mai memberikan tarif khusus atau diskon untuk membantu mengurangi beban biaya penginapan kepada turis yang terdampak.

Tindakan tersebut dipandang sebagai upaya menjaga citra Thailand sebagai tujuan wisata yang aman dan ramah.

Sekaligus memastikan bahwa para pelancong yang terjebak tidak mengalami beban finansial yang berat selama menunggu perjalanan mereka dapat dilanjutkan kembali.

Pemerintah juga menginstruksikan jaringan kantor pariwisata di seluruh negeri untuk memantau wisatawan yang terdampak dan memberikan panduan terkait perpanjangan visa serta opsi bantuan lain yang tersedia selama situasi krisis ini berlangsung.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang