Konflik Kembali Memanas! Iran 'Hujani' Pangkalan Militer Israel dengan Rudal Balistik
Kantor penerangan masyarakat Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan bahwa pangkalan Udara Ramat David di Israel telah menjadi sasaran serangan rudal balistik. Serangan ini dilancarkan sebagai aksi balasan atas apa yang IRGC sebut sebagai kejahatan yang terus berlangsung yang dilakukan Israel di Lebanon Selatan.
Melansir laman Egyptindependen, Senin 8 Juni 2026, pihak IRGC menjelasan bahwa operasi tersebut dilakukan sebagai respon terhadap dugaan pembunuhan masal dan pengusiran paksa warga Lebanon di wilayah Tyre dan Nabatieh yang termasuk dalam kwasan pinggiran Beirut.
Mereka juga menyebut bahwa pangkalan tersebut telah menjadi target rudal balistik Iran sejak terjadinya apa yang mereka sebut sebagai "serangan" atau "agresi" sebelumnya.
Garda Revolusi Iran lebih lanjut menuduh Amerika Serikat dan Israel tidak mematuhi kesepahaman yang pernah dicapai sebelumnya dan tetap melanjutkan operasi militer mereka di Lebanon. Selain itu, Iran juga menuding kedua negara terus melakukan serangan terhadap wilayah pesisir dan kapal-kapal Iran di Selat Hormuz, Laut Oman, serta Samudra Hindia.
Sementara itu melansir laman presstv,irm menyusul dengan serangan rudal Iran ke Israel, sejumlah sirene menggema di Tel Aviv dan 187 lokasi lainnya di seluruh wilayah pendudukan Israel menyusul gelombang baru serangan rudal balistik oleh IRGC.
Militer Israel dalam pernyataannya mengatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran dan segera mengaktifkan sistem pertahanan rudal untuk menghadapi ancaman yang datang.
Sirene peringatan juga terdengar di Yerusalem Timur yang diduduki serta wilayah Tepi Barat seiring datangnya rudal-rudal tersebut.
Surat kabar Israel Hayom melaporkan bahwa sekitar 10 rudal diluncurkan dari Iran menuju permukiman Israel di Tepi Barat. Dalam serangan itu, tiga bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.
Rekaman video yang beredar setelah serangan menunjukkan kepulan asap besar membumbung dari sebuah pangkalan militer yang dipagari kawat berduri. Pangkalan tersebut berada di dekat sebuah permukiman Palestina. Dalam video itu juga terdengar teriakan "Allahu Akbar" dari warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Media Israel juga melaporkan bahwa sirene peringatan diaktifkan di Pangkalan Militer Zikim yang berada di Jalur Gaza.
Sebelumnya, Israel telah melaporkan adanya serangan rudal Iran yang menghantam sejumlah wilayah. Menurut berbagai laporan media, sirene peringatan berbunyi di Tel Aviv dan daerah sekitarnya, Yerusalem yang diduduki, Beersheba dan kawasan sekitarnya, serta sejumlah permukiman di sekitar Jalur Gaza.