Mitra Pinasthika Mustika Tebar Dividen 2025 Rp 451,89 Miliar, Intip Jadwalnya

Mitra Pinasthika Mustika.
Mitra Pinasthika Mustika.

 Perusahaan konsumer otomotif, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp16,2 triliun sepanjang 2025, dengan laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp462 miliar. Hal tersebut disampaikan dalam RUPST perusahaan.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pendapatan dan laba bersih masing-masing mengalami penyesuaian sebesar 1% dan 19%, yang mencerminkan dinamika industri otomotif dan mobilitas nasional yang masih penuh tantangan, termasuk pelemahan daya beli masyarakat, tekanan pada pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di beberapa segmen usaha sepanjang tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, Perseroan tetap mampu menjaga kinerja usaha yang sehat melalui pendekatan yang lebih selektif, disiplin, dan adaptif terhadap perubahan pasar. Perseroan terus berfokus pada disiplin operasional, efisiensi biaya, pengelolaan risiko yang prudent, serta optimalisasi portofolio bisnis guna menjaga kualitas kinerja dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

"Tahun 2025 menjadi periode yang penuh dinamika bagi industri otomotif dan mobilitas nasional yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kehati-hatian, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar," Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati dikutip dari keterangannya, Jumat, 29 Mei 2026.

Kinerja dan fundamental Perseroan yang tetap terjaga turut mendukung keputusan Perseroan untuk meningkatkan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham pada tahun ini. Hal tersebut tercermin dalam salah satu agenda RUPST terkait penetapan penggunaan laba Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp170,- per saham dengan total nilai sebesar Rp451.895.706.465. Jumlah ini setara dengan dividend yield sebesar 16% terhadap harga saham Perseroan pada penutupan perdagangan hari Senin, 25 Mei 2026.

"Di tengah kondisi industri yang menantang, kami tetap berupaya menjaga kualitas bisnis dan memperkuat fundamental usaha secara berkelanjutan. Peningkatan dividen tahun ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang Perseroan," tambahnya.