Kepala Keamanan Iran Klaim Ada Rencana Serangan Mirip 9/11, Tuduh Jaringan Epstein Ingin Jebak Teheran

Ali Larijani, Ketua Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran
Ali Larijani, Ketua Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran

 Pernyataan Sekertaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani mendadak jadi sorotan internasional. Dalam unggahannya, Ali Larijani menuduh bahwa orang-orang yang masih terkait dengan jaringan Jeffrey Epstein sedang merancang sebuah rencana untuk melakukan serangan teroris yang meniru tragedi 11 September (9/11) di Amerika Serikat dengan tujuan yang jelas yakni menjebak Iran.

“Saya mendengar bahwa anggota jaringan Epstein yang masih tersisa telah menyusun sebuah konspirasi untuk menciptakan insiden serupa 9/11 dan kemudian menyalahkan Iran,” kata dia melalui unggahan di platform media sosial X, dikutip Senin 16 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Larijani, yang merupakan pejabat tinggi di pemerintahan Iran, menegaskan bahwa negaranya secara tegas menentang aksi terorisme.

“Iran pada dasarnya menolak skema teroris seperti itu dan tidak memiliki perang dengan rakyat Amerika,” kata dia.

Pernyataan tersebut kembali mengingatkan dunia pada serangan teroris 11 September 2001, yang dianggap sebagai salah satu peristiwa paling mematikan dan paling berpengaruh dalam sejarah modern. Berdasarkan laporan resmi dari berbagai kantor berita besar seperti Reuters, rangkaian serangan itu berlangsung sebagai berikut.

Serangan 11 September (9/11)

Pada 11 September 2001, sebanyak 19 pembajak yang terkait dengan organisasi teroris Al-Qaeda mengambil alih empat pesawat penumpang komersial.

Target serangan:

  1. World Trade Center
    Dua pesawat ditabrakkan ke menara kembar di New York City. Dampaknya menyebabkan kedua gedung tersebut runtuh dan menimbulkan kehancuran besar.
  2. Pentagon
    Pesawat ketiga menghantam markas besar militer Amerika Serikat di Virginia.
  3. Shanksville, Pennsylvania
    Pesawat keempat jatuh di sebuah ladang setelah para penumpang mencoba melawan para pembajak, sehingga pesawat itu gagal mencapai target yang diduga berada di Washington, DC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hampir 3.000 orang tewas dalam serangan tersebut. Selain menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, peristiwa ini juga menyebabkan kerusakan luar biasa pada kompleks World Trade Center dan wilayah di sekitarnya.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait klaim khusus yang disampaikan Larijani. Selain itu, juga belum ada bukti publik yang menunjukkan adanya konspirasi yang melibatkan orang-orang yang terkait dengan mendiang Jeffrey Epstein.