Harga Rumah Subsidi Tahun 2026, Berapa Kisaran di Pulau Jawa?

rumah subsidi, Harga Rumah Subsidi Tahun 2026, Berapa Kisaran di Pulau Jawa?

Rumah subsidi diminati masyarakat lantaran memberikan solusi kepemilikan hunian untuk golongan ekonomi menengah ke bawah atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), kalangan MBR kini tak lagi hanya bisa bermimpi memiliki rumah, tapi juga mewujudkannya.

Harga rumah subsidi bisa berubah dari waktu ke waktu, tergantung beberapa faktor, dan ditetapkan melalui keputusan menteri.

Lantas, berapa harga rumah subsidi untuk tahun 2026?

Harga rumah subisidi 2026

Dilansir dari (1/2/2026), harga rumah subsidi untuk tahun ini tidak mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. 

"Harga rumah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) FLPP 2026 tidak mengalami kenaikan, masih tetap sesuai 5 zonasi wilayah," kata Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho kepada Kompas.com.

Harga rumah subsidi diatur dalam draf Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 689/KPTS/M/2023.

Kepmen PUPR itu mengatur harga jual maksimal rumah subsidi tahun 2023 dan 2024. Namun apabila tahun berikutnya belum terbit aturan terbaru, maka harga tetap mengacu pada tahun 2024.

Sebagai perbandingan, berikut ini daftar harga maksimal rumah subsidi di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2025:

  • Jawa (kecuali Jabodetabek) dan Sumatera (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai): harga jual maksimal Rp 166.000.000
  • Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu): harga jual maksimal Rp 182.000.000
  • Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anambas): harga jual maksimal Rp 173.000.000
  • Maluku, Maluku Utara, Bali dan Nusa Tenggara, Jabodetabek, dan Kepulauan Anambas, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Mahakam Ulu: harga jual maksimal Rp 185.000.000
  • Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Selatan: harga jual maksimal Rp 240.000.000.

Syarat membeli rumah subsidi

Untuk mendapatkan atau membeli rumah subsidi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi masyarakat selaku pengaju Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.

"Yaitu masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapatkan dukungan pemerintah untuk memperoleh rumah," ujar Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Sid Herdi Kusuma, dilansir dari (7/1/2026).

Berikut syarat selengkapnya membeli rumah subsidi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Tercatat sebagai penduduk pada satu daerah
  • Belum pernah mendapatkan subsidi atau bantuan dari pemerintah
  • Orang perseorangan tidak kawin atau kawin
  • Tidak memiliki rumah dan memiliki penghasilan tetap atau tidak tetap.

"Untuk bisa memanfaatkan rumah subsidi, MBR bisa langsung mengunduh aplikasi SIKASEP/Tapera Mobile untuk bisa memilih rumah dan memilih bank," lanjut Herdi Kusuma.

Ribuan rumah sudah sold our per Januari 2026

BP Tapera melaporkan, sebanyak 7.312 unit rumah subsidi sudah diborong pembeli per 30 Januari 2026.

Hal ini menunjukkan sebanyak Rp 912,4 miliar anggaran FLPP sudah tersalurkan melalui program ini.

Pada tahun 2026 sendiri, Pemerintah dan BP Tapera mematok penyaluran FLPP sebanyak 350.000 unit rumah subsidi.

"Penyaluran ini meningkat hingga 177,7 persen jika dibandikan periode yang sama tahun lalu. Ada peningkatan signifikan penyaluran FLPP bulan Januari tahun ini jika dibandingkan tahun lalu," ungkap Heru, Jumat (30/01/2026).

Diketahui, capaian penyaluran FLPP pada Januari 2025 hanya sebesar 2.633 unit rumah subsidi.

"Bank penyalur dana FLPP, dari awal tahun sudah bergerak aktif untuk menyalurkan dana FLPP. Di awal kami menargetkan bulan Januari 2026 hanya 3.305 unit rumah tetapi pada akhirnya realisasi jauh di atas target, naik hingga 45,19 persen," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang