IHSG Sesi I Rebound, Saham Bumi Resources Cetak Kenaikan 21 Persen
Pergerakan IHSG terpantau berada dalam rentang area 8.669 hingga sempat menyentuh level 8.721. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 19,13 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,1 juta kali.
Kenaikan IHSG turut ditopang penguatan pesat sektor infrastruktur sebesar 4,95 persen. Kemudian sektor energi meningkat 2,03 persen dan sektor bahan baku (basic material) naik 1,42 persen.
Sebaliknya, tiga sektor saham mengalami koreksi di tengah rebound pesat indeks domestik. Sektor transportasi melemah 1,24 persen, sektor keuangan merosot 0,65 persen, dan sektor properti terkoreksi 0,43 persen.
Pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal terjadi pembentukan histogram positif pada MACD cenderung menipis. Sementara itu ,Stochastic RSI berada pada pivot area.
"Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8.650-8.720 pada perdagangan sesi kedua," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset harian pada Rabu, 10 Desember 2025.
Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga saham yang mencatat lompatan harga tertinggi di jajaran saham unggulan aliaa top gainers sebagai berikut.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI melejit 21,32 persen atau 58 poin menjadi 330.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Saham EXCL meningkat sebesar 7,56 persen atau 260 poin ke posisi 3.700.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BRPT menyusul kenaikan sebesar 7,14 persen atau 250 poin ke level 3.750.