Misteri Kaleng Khong Guan Terungkap, Ini Alasan Sosok Ayah Tak Ada di Lukisan

Khong Guan, kaleng Khong Guan, Bernardus Prasodjo, Misteri Kaleng Khong Guan Terungkap, Ini Alasan Sosok Ayah Tak Ada di Lukisan

Kaleng biskuit Khong Guan hampir selalu hadir di rumah saat Lebaran. Bahkan, isinya sering jadi bahan candaan karena tak jarang yang ditemukan justru rengginang, bukan biskuit.

Meski begitu, kemasan Khong Guan tetap ikonik. Hal yang paling mencuri perhatian adalah ilustrasi keluarga di kalengnya yang hanya menampilkan ibu dan anak-anak, tanpa sosok ayah.

Hal ini kerap memunculkan pertanyaan setiap tahun, mengapa figur ayah tidak pernah muncul dalam gambar tersebut?

Alasan Tidak Ada Sosok Ayah di Lukisan Kaleng Khong Guan

Ilustrasi legendaris di kaleng Khong Guan ternyata dibuat oleh pelukis Bernardus Prasodjo. 

Ia mengungkap bahwa komposisi gambar memang sejak awal dirancang seperti yang dikenal sekarang dan tidak mengalami banyak perubahan.

Bernardus menjelaskan, posisi ibu dan anak hanya mengalami sedikit penyesuaian, seperti warna pakaian atau letak anak dalam gambar, tanpa mengubah konsep utama.

Meski begitu, ia tidak mengetahui persis kenapa sosok ayah tidak ada dalam lukisan.

Sebabnya, permintaan sketsa lukisan dikirim oleh pihak Khong Guan melalui perusahaan separasi.

"Banyak sekali pesan gambar ke saya. Nah, salah satunya Khong Guan itu," ujar Bernardus dikutip dari kanal YouTube Antara News, Selasa (30/5/2017).

"Tetapi, melalui perusahaan separasi. Enggak (bertemu secara langsung)," tambahnya.

Menurut Bernardus, fokus utama dalam lukisan kaleng Khong Guan memang pada sosok ibu.

"Menurut saya itu hanya untuk mempengaruhi ibu rumah tangga supaya beli. Jadi yang penting ada ibunya di situ. Karena yang belanja ibunya," jelas Bernardus.

Karya Bernardus di Produk Lain

Bernardus juga menyebut, proses pembuatan ilustrasi tersebut diawali dengan sketsa sebelum akhirnya disepakati dan dilukis.

Ia memperkirakan ilustrasi itu dibuat sekitar tahun 1970-an dan konsep utama lukisan tetap dipertahankan hingga sekarang.

Sebagai ilustrator, Bernardus telah banyak menghasilkan karya untuk berbagai produk, seperti Monde dan Nissin.

Ia juga melukis kemasan produk yang dijual di swalayan Hero, di antaranya sarden, tisu, dan minuman beralkohol.

Namun, gambar pada kaleng Khong Guan menjadi salah satu yang paling dikenal luas dan bertahan lintas generasi.

"Dulu produk Hero saya yang buat (lukisan di produknya). Banyak impor, lalu dikemas di sini. Nah, lukisan di kemasannya itu yang saya bikin. Sarden, tisu, minuman keras, apa yang ada di sana. Sekarang hanya tiga saja, Khong Guan, Nissin dan Monde," ujar Bernardus dikutip dari Antara Rabu (31/5/2017).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang