BMKG Ungkap Musim Hujan 2026 Akan Lebih Bersahabat tapi Suhu Lebih Hangat

Sebagian wilayah Indonesia baru akan memasuki puncak musim hujan 2025/2026 pada Januari ini.
Meski begitu, beberapa wilayah sudah memasuki musim hujan sejak November 2025.
"Puncak musim hujan 2025/2026 di Indonesia umumnya diprediksi terjadi pada periode November–Desember 2025 hingga Januari–Februari 2026,” ujar Guswanto kepada Kompas.com, Jumat (9/1/2026.
Menurut Guswanto, pada periode Januari–Februari 2026, sebanyak 276 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 39,5 persen wilayah Indonesia telah memasuki puncak musim hujan.
Wilayah Indonesia yang memasuki puncak musim hujan di Januari ini adalah Jambi bagian selatan, Bengkulu bagian selatan, Sumatera Selatan bagian timur, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara bagian barat, Gorontalo bagian barat, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian besar Papua.
Prediksi BMKG soal musim hujan 2026
BMKG memprediksi, sebagian besar wilayah Indonesia akan berada dalam kondisi iklim normal sepanjang 2026.
Sekitar 94 persen wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan normal.
Namun masyarakat diimbau mewaspadai suhu udara yang cenderung lebih hangat dibandingkan kondisi klimatologis sebelumnya.
Dilansir dari Kompas.TV, Sabtu, pada awal tahun 2026, dinamika iklim Indonesia masih dipengaruhi La Nina lemah.
Tapi pengaruh La Nina ini akan terus berangsur melemah dan sistem iklim bergerak menuju kondisi netral dan stabil hingga akhir tahun.
Secara keseluruhan, BMKG menyebut kondisi iklim nasional akan berada dalam kategori normal di tahun ini.
Stabilitas ini bisa menjadi peluang bagus buat banyak sektor ekonomi berkembang, lantaran potensi anomali iklim ekstrem relatif lebih kecil.
BMKG memprakirakan, sebanyak 94,7 persen wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan normal pada 2026, dengan kisaran 1.500–4.000 milimeter per tahun.
Sementara sekitar 5,1 persen wilayah lainnya berpotensi menerima curah hujan di atas normal.
Wilayah dengan potensi hujan di atas normal tersebar di sejumlah kawasan Sumatera, Jawa, Bali–Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Dengan dominasi curah hujan normal tersebut, BMKG menilai musim hujan 2026 berpotensi berlangsung lebih bersahabat.
Meski begitu, dipreduksi hujan lebat sesaat masih mungkin terjadi di wilayah tertentu.
Selain itu, BMKG juga memprediksi tren suhu udara yang lebih hangat pada 2026, dengan suhu udara rata-rata tahunan diperkirakan berada pada kisaran 25–29 derajat Celsius.
Jika dibandingkan dengan normal klimatologis periode 1991–2020, sebagian wilayah Indonesia diprediksi mengalami kenaikan suhu sekitar 0,2–0,6 derajat Celsius.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang