Terungkap Sosok Pengemudi Pajero “Tot Tot Wuk Wuk” yang Viral, Ternyata Warga Sipil yang Pakai Pelat Palsu

pelat nomor palsu, Polres Tasikmalaya Kota, Flyover Pasupati, Tot Tot Wuk Wuk, Terungkap Sosok Pengemudi Pajero “Tot Tot Wuk Wuk” yang Viral, Ternyata Warga Sipil yang Pakai Pelat Palsu, Pengendara Bukan Polisi, Tapi Warga Sipil Asal Tasikmalaya, Mobil Bukan Milik AR, Polisi Lacak Pemilik Asli, Pelat Polri Didapat Secara Acak, Pengemudi Minta Maaf, Polisi Tegaskan Larangan Strobo dan Sirine di Kendaraan Pribadi

Sosok pengemudi mobil Pajero yang viral karena menggunakan klakson “tot tot wuk wuk” dan pelat nomor Polri palsu akhirnya terungkap.

Video pria itu sebelumnya beredar luas di media sosial X, diunggah akun @broomrunning pada Jumat (17/10/2025).

Dalam rekaman itu terlihat Pajero hitam dengan pelat Polri 1253-04 melaju di bahu jalan Flyover Pasupati, Kota Bandung.

Mobil tersebut menyalakan lampu strobo dan klakson nyaring khas kendaraan dinas, yang memancing perhatian publik.

Di tengah perjalanan, pengemudi membuka kaca jendela dan menegur perekam video sambil berkata, “Hayang (mau) diviralin? Nggak usah kayak gitu,” sebelum kembali tancap gas.

Pengendara Bukan Polisi, Tapi Warga Sipil Asal Tasikmalaya

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, membenarkan bahwa pengemudi Pajero tersebut telah diamankan.

“Sudah kami amankan, dan ternyata itu bukan anggota Polri, itu masyarakat sipil,” ujar Faruk kepada Tribunjabar.id, Minggu (19/10/2025).

Pengemudi itu berinisial AR, warga Kota Tasikmalaya yang lahir pada 19 September 1988. Dari hasil pemeriksaan, AR diketahui bekerja sebagai pengemudi lepas atau wiraswasta.

Faruk menegaskan bahwa AR sama sekali tidak memiliki hubungan dengan institusi kepolisian, meski menggunakan pelat Polri dan lampu strobo.

Mobil Bukan Milik AR, Polisi Lacak Pemilik Asli

Polisi juga memastikan bahwa kendaraan Pajero tersebut bukan milik AR. Mobil itu diketahui terdaftar atas nama seorang warga sipil berinisial I, yang kini tengah dicari keberadaannya.

“Untuk mobil bukan punya dia tapi punya orang sipil juga inisial I, lagi kita cari orangnya,” kata Faruk.

Meski kelengkapan surat-surat kendaraan disebut lengkap, polisi tetap melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kendaraan tersebut sebagai bagian dari proses hukum.

Pelat Polri Didapat Secara Acak, Pengemudi Minta Maaf

Dari hasil penyelidikan awal, pelat nomor Polri berwarna merah yang digunakan AR diperoleh secara acak tanpa izin resmi.

“Untuk sementara ia katanya mencetak random aja. Alasannya belum terbuka secara detail. Ya namanya masyarakat mungkin,” ujar Faruk.

Setelah diamankan, AR diminta melepas seluruh atribut yang menyerupai kendaraan dinas, termasuk pelat palsu, strobo, dan sirine.

“Dia sudah membuat video permintaan maaf karena sudah menggunakan plat nomor tidak pada peruntukannya,” ucap Faruk.

Polisi Tegaskan Larangan Strobo dan Sirine di Kendaraan Pribadi

Faruk mengaku sejak awal mencurigai pengemudi itu bukan anggota Polri, karena Korlantas Polri telah mengeluarkan larangan tegas terhadap penggunaan strobo dan sirine di kendaraan pribadi.

“Saya dari awal sudah curiga itu bukan anggota Polri, karena Korlantas sudah memberikan himbauan dengan tegas,” katanya.

Kini, AR masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Tasikmalaya Kota. Polisi terus menelusuri asal-usul pelat palsu tersebut untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana lain.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan atribut kepolisian, karena tindakan semacam itu dapat menimbulkan keresahan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.com dengan judul “Sosok Pengemudi Pajero Viral Pakai Klakson "Tot Tot Wuk Wuk" dan Pelat Polri Palsu, Asal Tasikmalaya”.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.