Bupati Lampung Tengah Kena OTT KPK Terkait Kasus Suap Proyek

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya
Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya. KPK menjelaskan Ardito ditangkap karena diduga terlibat kasus suap proyek.

"Suap proyek," kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi, Rabu, 10 Desember 2025.

Kendati begitu, Fitroh belum merinci lebih jauh soal konstruksi perkaranya. Termasuk soal barang bukti yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari para pihak yang diamankan.

Ardito Wijaya merupakan Bupati Lampung Tengah periode 2025-2030. Ardito maju dalam Pilbup Lampung Tengah bersama I Komang Suheri yang diusung oleh PDIP.

Adapun OTT tersebut merupakan yang kedelapan pada tahun 2025.

KPK mulai melakukan OTT pada tahun 2025 dengan menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yakni pada Maret 2025.

Kedua, pada Juni 2025, OTT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

Ketiga, OTT selama 7-8 Agustus 2025, di Jakarta; Kendari, Sulawesi Tenggara; dan Makassar, Sulawesi Selatan. OTT tersebut terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Keempat, OTT di Jakarta pada 13 Agustus 2025, mengenai dugaan suap terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

Kelima, pada 20 Agustus 2025, OTT terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan yang melibatkan Immanuel Ebenezer Gerungan selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada saat itu.

Keenam, OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid pada 3 November 2025, yakni mengenai dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025.

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK di Jakarta (foto ilustrasi)

Seorang petugas sedang membersihkan logo Gedung KPK di Jakarta (foto ilustrasi)

Ketujuh, pada 7 November 2025, KPK menangkap Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko, terkait kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Harjono Ponorogo, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.