Profil Ardito Wijaya, Bupati Lampung Tengah yang Resmi Jadi Tersangka

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (11/12/2025).
Ia diduga terlibat dalam kasus penerimaan hadiah/janji terkait pengadaan barang/jasa serta penerimaan lainnya (gratifikasi) di lingkungan Pemkab Lampung Tengah Tahun 2025.
Sebelumnya, Ardito bersama empat tersangka lain terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu (10/12/2025).
Sebagai informasi, Ardito merupakan Bupati Lampung Tengah periode 2025-2029 dan baru menjabat sekitar 10 bulan.
Profil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
Dilansir dari laman Pemkab Lampung Tengah, Ardito Wijaya lahir di Bandar Jaya, Lampung Tengah, pada 23 Januari 1980, alias kini berusia 45 tahun.
Latar belakang pendidikannya yakni SD Kristen 3 Bandar Jaya Lampung Tengah (1992), SMP Negeri 10 Bandar Jaya Lampung Tengah(1995), dan SMU Negeri 1 Terbanggi Besar (1998).
Kemudian, Ardito kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti pada tahun 2008, dan melanjutkan pendidikan magister di bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) di Universitas Mitra Indonesia dan lulus pada 2024.
Awalnya Berkarier Sebagai Dokter
Sebelum terjun ke dunia politik, Ardito berkarier sebagai dokter.
Ia sempat mengabdi di Puskesmas Seputih Surabaya (2010–2011) dan Puskesmas Rumbia, Lampung Tengah, setahun berikutnya.
Karier birokratnya naik saat ia menjabat Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (Kabid P2PL) Dinas Kesehatan Lampung Tengah pada 2014–2016.
Aktif di Berbagai Organisasi
Selain itu, Ardito juga aktif di berbagai organisasi dengan posisi sebagai berikut:
- Koordinator PDNU Provinsi Lampung 2020-2024
- Ketua AMPI Provinsi Lampung 2017-2022
- Wakil Ketua KONI 2018-2022
- Anggota Exco PSSI Kota Metro 2018-2021
- Anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kota Metro 2017-2022
- Wakil Ketua DPD ASTITI Lampung 2017-2022
- Koordinator Trip IDI Cabang Lampung Tengah 2016-2019
Menang Dua Pilkada dan Mengalahkan Mantan Atasan
Ardito mulai terjun ke politik dengan langsung mencalonkan diri sebagai wakil bupati dalam Pilkada 2020 dan memenangi kontestasi bersama Musa Ahmad.
Menurut data KPU Lampung, pasangan Musa–Ardito meraih 323.064 suara, unggul jauh dari dua pasangan lainnya.
Selanjutnya pada Pilkada 2024, Ardito kembali maju, kali ini sebagai calon bupati.
Meski tidak lagi diusung PKB, ia mendapat dukungan PDI-P dan berpasangan dengan I Komang Suheri.
Hasilnya, Ardito menang telak dari mantan pasangannya sendiri. Ardito–Komang meraih 369.974 suara (63,71 persen), jauh di atas Musa Ahmad–Ahsan As'ad yang hanya meraih 210.741 suara (36,29 persen), meski didukung delapan partai politik.
Ardito akhirnya dilantik sebagai Bupati Lampung Tengah periode 2025–2030 oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Sebagian tulisan di artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang