Korban Ungkap Modus Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita, Janji Bonus hingga Kerugian Capai Rp16 Miliar

Jakarta Utara, wedding organizer, wedding organizer bodong, wedding organizer abal-abal, wedding organizer Ayu Puspita, Korban Ungkap Modus Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita, Janji Bonus hingga Kerugian Capai Rp16 Miliar, Janji Bonus Setiap Pembayaran Termin, Peringatan dari Pihak Gedung, Uang Korban Dipakai untuk Beli Rumah, Polisi Periksa Lima Orang Terkait Kasus Penipuan WO

— Seorang korban penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita mengungkap cara WO tersebut diduga menjebak para calon pengantin melalui penawaran bonus dalam jumlah besar.

Korban bernama Satrio Yuda menceritakan bahwa ia tergiur dengan iming-iming paket pernikahan berisi bonus 14 gubukan makanan yang ditawarkan pihak WO.

Menurut Satrio, penawaran tersebut terlihat meyakinkan karena harga paket yang diberikan jauh lebih murah dibandingkan penyedia jasa lain.

Bahkan, WO Ayu Puspita disebut aktif mengikuti berbagai pameran pernikahan, sehingga tampak profesional dan terpercaya.

“Kita diiming-imingi bonus-bonus yang lumayan banyak. Dari total pembayaran itu ada tiga termin. Untuk termin pertama itu DP 50 persen, nah terus dari marketingnya itu biasanya WhatsApp,” ujar Satrio saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (8/12/2025).

Janji Bonus Setiap Pembayaran Termin

Satrio mengatakan, pihak WO Ayu Puspita menawarkan bonus tambahan setiap kali klien melakukan pembayaran termin berikutnya. Tawaran inilah yang membuat banyak calon pengantin tertarik karena dinilai memberikan keuntungan besar.

“Kalau mau pembayaran lagi nanti kita dapat beberapa bonus-bonus, jadinya banyak yang tergiur. Saya itu bonusnya sekitar 14 gubukan. Jadi kalau mungkin dihitung secara yang lain lagi, 14 gubukan dengan harga Rp170 juta ya terhitung murah,” lanjut Satrio.

Dari total harga paket pernikahan senilai Rp170 juta, Satrio mengaku sudah membayar Rp147 juta.

Ia menjadwalkan pernikahannya pada 26 Januari 2026 di Depok, Jawa Barat, namun belakangan mendapat informasi bahwa WO Ayu Puspita bermasalah.

Peringatan dari Pihak Gedung

Satrio menerima kabar dari pengelola gedung pernikahan bahwa WO tersebut telah menyebabkan masalah di sejumlah acara sebelumnya.

“Pihak gedung ini punya grup sesama venue. Mereka ngasih tahu bahwa WO Ayu Puspita ada masalah, makanan nggak datang pas acara salah satu pasangan,” kata dia.

Informasi yang beredar menyebutkan lebih dari 200 pasangan diduga menjadi korban penipuan WO Ayu Puspita dengan total kerugian mencapai Rp16 miliar. Para korban kini membentuk grup komunikasi untuk memperjuangkan hak mereka.

“Harapan saya semoga uang kami bisa kembali. Kalau pun tidak bisa, minimal gimana caranya acara kami tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Satrio.

Uang Korban Dipakai untuk Beli Rumah

Sebelumnya, sebuah video penggerebekan rumah mewah milik Ayu Puspita di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, viral di media sosial. Rumah tersebut diduga dibeli menggunakan uang para korban WO.

Ayu mengaku telah memakai sebagian dana klien untuk membayar uang muka rumah yang kini tengah ia upayakan untuk dijual kembali.

“Saya menggunakan sebagian dana untuk membayar uang muka rumah, tapi sedang berusaha menjual rumah tersebut untuk mengembalikan uang klien,” ucap Ayu.

Namun, keberadaan rumah tersebut ternyata tidak diketahui oleh pengurus lingkungan setempat. Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan Ceger, Azli, menyebut Ayu dikenal sebagai sosok dermawan selama lima tahun menjalankan WO.

“Sosialnya cukup bagus. Banyak membantu kegiatan. Dibantu gerobak sampah, bantu nasi boks kalau ada acara,” kata Azli, Senin (8/12/2025).

Meski demikian, warga mengaku tidak mengenal Ayu maupun suaminya secara pribadi. Ayu juga disebut belum pernah menyerahkan data kependudukan kepada pengurus lingkungan.

Polisi Periksa Lima Orang Terkait Kasus Penipuan WO

Kasus dugaan penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita kini ditangani oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara. Sedikitnya 87 orang telah melapor sebagai korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengatakan pihaknya telah memeriksa lima orang terkait WO Ayu Puspita.

“Dari semalam ada lima orang dari pihak WO yang kami periksa,” ujarnya.

Salah satu laporan terbaru berasal dari pasangan pengantin yang menggelar resepsi pada Sabtu (6/12/2025). Dalam acara tersebut, pihak katering yang dipesan melalui WO Ayu Puspita tidak hadir sama sekali.

Keluarga pengantin akhirnya memesan makanan secara mendadak melalui GoFood, mulai dari kebab hingga pizza, yang jumlahnya tidak mencukupi seluruh tamu.

Pihak keluarga juga mengaku tidak mendapat jawaban jelas dari pihak katering maupun WO.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Ayu Puspita Cari Korban, Iming-imingi Calon Pengantin dengan Bonus yang Menggiurkan

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang