Sejarah PT Toba Pulp Lestari, Perusahaan yang Dituding Jadi Biang Kerok Banjir Sumut
PT Pulp Toba Lestari tengah menjadi perbincangan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Menurut isu yang beredar di media sosial, perusahaan tersebut dituding bertanggung jawab atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera Utara (Sumut) pada akhir November 2025.
Sosok eks Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan disebut memiliki keterlibatan di PT Toba Pulp Lestari.
Lewat Jordi Mahardi selaku juru bicaranya, Luhut membantah bahwa ia memiliki keterlibatan maupun peran dalam PT Toba Pulp Lestari.
“Terima kasih. Kami tegaskan bahwa Pak Luhut tidak memiliki atau terlibat dalam bentuk apa pun dengan PT Toba Pulp Lestari,” ujar Jordi kepada Kompas.com, Kamis (4/12/2025).
“Informasi yang beredar tersebut tidak benar. Tidak ada hubungan antara beliau dan TPL. Semoga ini memperjelas isu yang muncul,” tambahnya.
Berikut sejarah PT Toba Pulp Lestari yang dituding menjadi biang kerok banjir bandang dan tanah longsor Sumatera.
Sejarah PT Toba Pulp Lestari
Dilansir dari laman resmi perusahaan, PT Toba Pulp Lestari memperoleh Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman Industri dalam Hutan Tanaman pada Hutan Produksi (IUPHHK-HTI) tahun 1992.
Pada saat itu, PT Toba Pulp Lestari mendapatkan IUPHHK-HTI seluas 269.060 hektar dari Menteri Kehutanan.
Tiga tahun kemudian, perusahaan tersebut memperoleh persetujuan Analisis dampak lingkungan hidup (ANDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan RPL HPHTI PT. Inti Indorayon Utama dengan No. 97/DJ-VI/AMDAL/95 pada 16 Mei.
Dokumen tersebut telah disetujui oleh Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (Ketua Komisi Pusat AMDAL Kementerian Kehutanan).
Pada 2004, PT Toba Pulp Lestari menerima sertifikat ISO 14001:1996.
ISO 14001 adalah standar yang diakui secara global untuk sistem manajemen lingkungan (SML).
Perusahaan tersebut kemudian melakukan revisi dokumen ANDAL, RKL/RPL dengan nomor 1266/BPDLSU/BTL/2007 pada 14 Agustus yang telah disetujui oleh Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Provinsi Sumatera Utara.
Pada tahun yang sama, PT Toba Pulp Lestari menerima Sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 1996, dan Sertifikasi ISO 9001 : 2000.
Setelah itu, PT Toba Pulp Lestari memperbarui luas areal operasional dengan dari 269.060 Ha menjadi 188.055 Ha berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia.
Perusahaan tersebut juga menerima Sertifikasi OHSAS 18001:2007 dan Sertifikasi PHPL pada 2011.
Seluruh areal kerja PT Toba Pulp Lestari ditetapkan dengan batas definitif seluas 190.188 hektar berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia pada 2013.
Perubahan besar sempat terjadi pada 2016 ketika wilayah PT Toba Pulp Lestari ditambah dengan perubahan luas dari 190.188 hektar menjadi 185.016 hektar.
Lahan seluas itu dialokasikan kepada masyarakat Desa Pandumaan dan Desa Sipituhuta dengan luas 5.172 hektar.
PT Toba Pulp Lestari juga melakukan Penilaian High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS).
Pada tahun yang sama, perusahaan tersebut juga memperbarui Kebijakan Keberlanjutan (Mekanisme Pengaduan dan Persetujuan Awal Tanpa Paksaan dan Informasi/FPIC).
Berikut perkembangan PT Toba Pulp Lestari sejak 2019-2021:
2019:
- Luas areal operasional TPL telah diperbarui dari 185.016 hektar menjadi 184.486 hektar berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk kepentingan pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional.
2020:
- Luas areal PT Toba Pulp Lestari diperbarui dari 184.486 Ha menjadi 167.912 Ha berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang diperbarui untuk kepentingan kawasan pangan, kebun raya, Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus, kemenyan masyarakat, dan Tempat Pembuangan Akhir.
2021:
- Wilayah operasional PT Toba Pulp Lestari diperbarui berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas perubahan nama Nomenklatur IUPHHK menjadi PBPH.
Salurkan bantuan Anda untuk korban banjir Sumatera lewat tautan donasi ini:
- https://kmp.im/BencanaSumatera.