BMKG Prediksi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Basarnas Imbau Nelayan Selat Sunda Waspada

Lampung, Selat Sunda, peringatan bmkg cuaca ekstrem, cuaca di selat sunda, prakiraan cuaca di selat sunda, cuaca buruk Lampung, gelombang tinggi Selat Sunda, BMKG Prediksi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Basarnas Imbau Nelayan Selat Sunda Waspada, Nelayan Diminta Pantau Informasi BMKG, Lampung Selatan Berisiko Bencana, Gelombang Bisa Capai 4 Meter, Desember: Bulan dengan Risiko Bencana Tinggi

Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Bakauheni meningkatkan patroli laut di perairan Selat Sunda untuk memberikan edukasi dan peringatan kepada nelayan terkait potensi cuaca buruk, ombak besar, dan gelombang tinggi yang diprediksi terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026.

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan informasi dari BMKG menunjukkan adanya peningkatan cuaca ekstrem dalam beberapa minggu ke depan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut, dan nelayan sekitar pesisir pantai Lampung Selatan untuk tetap waspada terkait dengan perubahan cuaca yang sering berubah dan gelombang yang cukup tinggi,” ujarnya, Selasa.

Nelayan Diminta Pantau Informasi BMKG

Menurut Rezie, patroli intensif dilakukan untuk memastikan masyarakat, khususnya nelayan, tetap mengutamakan keselamatan saat melaut. Edukasi mengenai pentingnya memantau prakiraan cuaca terus disampaikan dalam setiap patroli.

“Untuk nelayan yang akan mencari ikan di tengah laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca yang diinformasikan oleh BMKG, serta selalu waspada dan apabila ada hal yang emergency agar segera menghubungi Call Center 115,” katanya.

Selain patroli, Basarnas bersama Polres Lampung Selatan dan sejumlah instansi lain juga menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana 2025. Apel ini melibatkan TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, serta relawan Tagana dan Pramuka.

Lampung Selatan Berisiko Bencana

Rezie menekankan bahwa Lampung Selatan memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana akibat lokasinya yang berbatasan langsung dengan pesisir.

Karena itu, aparat desa hingga kecamatan diminta lebih aktif menyampaikan informasi kebencanaan dan peringatan dini dari BMKG.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung turut meminta masyarakat yang hendak menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni agar memperhatikan informasi gelombang tinggi.

“Untuk peralihan musim dari kemarau ke hujan sekarang ini, sempat terjadi beberapa bencana seperti angin kencang, banjir rob, dan saat ini tingginya gelombang pasang di pantai dan pelabuhan penyeberangan juga perlu diwaspadai,” kata Analis Bencana BPBD Lampung, Wahyu Hidayat, Sabtu.

Gelombang Bisa Capai 4 Meter

Menurut Wahyu, BMKG Maritim Lampung mencatat gelombang tinggi hingga empat meter berpotensi terjadi di perairan Selat Sunda dan pesisir Lampung.

“Penyeberangan Bakauheni menuju Merak masih relatif aman dan dapat dilaksanakan, tapi memang gelombangnya cukup tinggi. BMKG sudah mengeluarkan peringatan akan gelombang tinggi ini, agar dapat dilakukan antisipasi lebih awal untuk tetap menjaga keselamatan penyeberangan,” ujarnya.

Dengan meningkatnya intensitas cuaca ekstrem menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), masyarakat diminta lebih waspada dan memantau informasi cuaca sebelum bepergian.

Desember: Bulan dengan Risiko Bencana Tinggi

“Desember menjadi bulan yang secara psikologis mengundang perhatian khusus bagi insan penanggulangan bencana. Karena biasanya banyak kejadian bencana serta cuaca cukup ekstrem,” kata Wahyu.

Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak hanya memantau cuaca, tetapi juga mengikuti perkembangan informasi kebencanaan melalui aplikasi resmi pemerintah.

“Ketika masyarakat sudah tahu informasi cuaca, maka titik vulnerability atau kerentanan yang terkait dengan kebencanaan bisa kita atasi. Langkah selanjutnya masyarakat melakukan mitigasi,” tambahnya.

Wahyu menegaskan bahwa ancaman gelombang tinggi tidak hanya terjadi di Selat Sunda, tetapi juga di pesisir Lampung lainnya, seperti Pesisir Barat, Tanggamus, Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Selatan, hingga Lampung Timur.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.