Airbus A400-M Perkuat Pertahanan Udara RI, Prabowo akan Negosiasi 4 Unit Tambahan
Satu dari dua pesawat angkut Airbus A400M yang dipesan Indonesia telah tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, tadi pagi. Presiden RI Prabowo Subianto berencana menegosiasikan pembelian empat unit tambahan untuk memperkuat pertahanan udara Republik Indonesia.
“Kita sudah aktif dua unit, kita sudah ada opsi empat unit. Kita mungkin negosiasi untuk kita tandatangan empat unit lagi,” ucap Prabowo usai meninjau pesawat A400M dengan nomor registrasi A-4001 di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 3 November 2025.
Satu unit Airbus A400M tersebut tiba di Tanah Air setelah menempuh perjalanan sekitar tiga hari dari Pusat Pelatihan Internasional Airbus Military and Defence di Sevilla, Spanyol. Pesawat itu diawaki oleh 22 personel yang telah menyelesaikan pelatihan Line dan Basic Category (Electrical & Avionic) Airbus A400M.
Empat pilot yang mengawaki pesawat tersebut adalah Letkol Pnb Putut Satriya Yoni, Mayor Pnb Riki Sihaloho, Mayor Pnb Fathir Muhammad Hadid, dan Kapten Pnb Indra Kusuma Nugrah. Seluruh awak kembali ke Indonesia setelah menjalani pelatihan di Spanyol sejak 23 Juni hingga 15 September 2025.
Presiden menjelaskan, pesawat A400M yang baru saja mendarat, termasuk satu lagi yang diperkirakan segera tiba, akan digunakan sebagai ambulans udara. Pesawat ini akan mendukung berbagai operasi TNI, seperti evakuasi korban luka yang membutuhkan penanganan darurat.
Pesawat Airbus A-400M
Prabowo pun memerintahkan TNI untuk segera melengkapi pesawat angkut terbaru ini dengan perangkat medis dan peralatan ambulans udara, sehingga airlifter terbesar TNI AU itu dapat berperan optimal dalam misi SAR, penanggulangan bencana, dan pertolongan medis.
“Saya juga sudah instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat untuk menghadapi kebakaran hutan,” kata Prabowo.
Ia berharap A400M dapat memperkuat kemampuan TNI dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk membantu negara lain yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Prabowo juga menyorot potensi penggunaan pesawat ini oleh pasukan perdamaian Indonesia dalam misi kemanusiaan, seperti untuk evakuasi korban luka yang memerlukan tindakan medis cepat.
“Ingat waktu peristiwa tsunami di Aceh, banyak negara datang bantu kita. Waktu kita ada masalah di Sulawesi Tengah, di Palu juga banyak negara bantu kita. Jadi kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan,,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kedatangan satu unit pesawat Airbus A400M merupakan kontrak pengadaan pesawat angkut strategis dan tanker udara multirole buatan Airbus Defence and Space oleh Kementerian Pertahanan RI pada 12 Desember 2022.
Kontrak yang ditandatangani di sela acara Dubai Airshow 2021 tersebut berlaku efektif pada tahun 2022, dengan pesanan 2 unit (konfigurasi multirole) dengan opsi tambahan 4 unit, mencakup paket dukungan pemeliharaan dan pelatihan yang lengkap. Estimasi kedatangan unit pertama pada 3 November 2025 (tepat waktu).
Pesawat Airbus A400M mampu diandalkan untuk pengangkutan taktis dan pengiriman personel dan barang untuk pendaratan di berbagai medan.
Untuk pengangkutan strategis, pesawat A400M dapat mengangkut barang-barang dan alat logistik yang berat dan berdimensi lebar. Ruang angkut maksimal pesawat ini dapat menampung beban hingga 37 ton.
Empat penerbang TNI AU yang menerbangkan Airbus A400M dari Sevilla, Spanyol
Pesawat A400M adalah airlifter besar pertama yang mampu mengangkut beban berat, seperti truk bahan bakar berkapasitas 80 ton dan ekskavator.
Selain itu, pesawat ini mampu mengangkut 116 personel dengan peralatan lengkap siap tempur dan juga mampu mengangkut patriot launcher dan hemtt truck, sembilan palet militer beserta 54 personel sekaligus.