Anak Eks Wali Kota Cirebon Curi Sepatu di Masjid Raya Ngaku Terdesak Ekonomi, Kasus Berakhir Damai

wali kota cirebon, Polres Cirebon Kota, Nashrudin Azis, Masjid Raya Attaqwa Cirebon, anak eks wali kota cirebon curi sepatu, Anak Eks Wali Kota Cirebon Curi Sepatu di Masjid Raya Ngaku Terdesak Ekonomi, Kasus Berakhir Damai

 Kasus pencurian sepatu di Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon yang sempat menghebohkan warga akhirnya berakhir dengan damai.

Pelakunya, ASN, yang diketahui merupakan anak dari mantan Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis, kini tidak harus mendekam di balik jeruji besi.

Penyelesaian perkara dilakukan melalui jalur restorative justice (RJ) setelah korban merasa iba dan memilih untuk berdamai.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, membenarkan hal tersebut saat ditemui di Mapolres, Jumat (10/10/2025).

“Ya, untuk kasus pencurian sepatu di Masjid At-Taqwa Kota Cirebon yang dilakukan oleh pelaku berinisial ASN itu sudah dilakukan mediasi dengan dua korban terkait hal ini,” ujar Eko.

Ia menambahkan, baik pelaku maupun korban sepakat menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

“Ada kesepakatan karena dari korban juga merasa iba pada pelaku, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan,” lanjutnya.

Mengapa Kasus Ini Bisa Diselesaikan dengan Restorative Justice?

Menurut Eko, pelaku telah mengembalikan seluruh barang curian.

“Sepatu yang dicuri sudah dikembalikan dan untuk satu pasang yang sudah dijual diganti dalam bentuk uang,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa motif pelaku murni karena alasan ekonomi.

“Korban merasa iba karena pelaku ini kesulitan terkait dengan ekonominya. Motifnya alasan ekonomi,” ujar Eko.

Ia menegaskan bahwa ini merupakan kali pertama ASN melakukan tindakan pencurian.

“Untuk yang kita lidik, ini pertama kali dilakukan oleh pelaku,” ucapnya.

Proses mediasi dilakukan setelah pelaku diamankan dan dipertemukan dengan korban di Polsek Utara Barat (Utbar).

“Pelaku kita amankan, kemudian kita undang juga korban. Di situ ditemukan adanya itikad baik dari pelaku, sehingga tercapai mediasi dan diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Eko.

Mediasi ini juga dituangkan dalam surat perjanjian resmi antara kedua belah pihak. Eko menambahkan bahwa nilai sepatu yang dicuri tergolong kecil, sehingga memenuhi kriteria untuk penyelesaian melalui RJ.

“Harga sepatu itu kurang dari Rp 1 juta. Kalau RJ itu kan kurang dari Rp 2,5 juta, jadi ini tetap bisa diselesaikan dengan jalur tersebut,” katanya.

Bagaimana Pelaku Bisa Tertangkap?

Aksi pencurian sepatu jemaah terjadi di kawasan Masjid Raya At-Taqwa, Jalan RA Kartini, Kota Cirebon, pada Senin (6/10/2025) siang.

Kali ini, pelaku tidak bisa melenggang bebas. Petugas keamanan masjid berhasil menangkap ASN setelah wajahnya terekam jelas oleh kamera CCTV.

Pelaku merupakan warga Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Ironisnya, ia adalah putra dari mantan Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, yang kini tengah menjalani masa tahanan di Rutan Kelas I Cirebon atas kasus korupsi pembangunan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon.

“Dia (ASN) kemarin, tanggal 5 Oktober, terekam jelas kamera CCTV mencuri sepatu milik jemaah yang sedang salat. Nah, hari ini dia datang lagi ke masjid ini. Saya bersama teman-teman sekuriti lainnya langsung menangkap dia,” ujar Rohman, petugas Satpam Masjid At-Taqwa.

“Dia sudah beberapa kali terpantau CCTV, tapi rekaman yang kemarin itu paling jelas saat mencuri sepatu. Yang dicurinya sepatu bermerek dan harganya mahal semua,” katanya.

Sebagian artikel telah tayang di TribunJabar.id dan Kompas.com dengan judul "Anak Eks Wali Kota Cirebon Ditangkap saat Curi Sepatu di Masjid Raya Usai Ayahnya Diciduk Kasus Korupsi".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.