Sosok KH Abdus Salam Mujib, Pengasuh Generasi Ketiga Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Ponpes Al Khoziny, mushala ponpes al khoziny, mushala ponpes al khoziny ambruk, pengasuh ponpes al khoziny buduran sidoarjo, Sosok KH Abdus Salam Mujib, Pengasuh Generasi Ketiga Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Nama KH R. Abdus Salam Mujib menjadi perhatian publik usai insiden robohnya bangunan musala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, yang menelan puluhan korban jiwa.

KH R. Abdus Salam Mujib merupakan generasi ketiga penerus pendiri Ponpes Al Khoziny, salah satu pesantren tertua di Sidoarjo yang berdiri lebih dari satu abad lalu.

Insiden Ambruknya Mushala

Bangunan musala Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9/2025) ketika proses pembangunan masih berlangsung. Peristiwa itu diduga dipicu oleh kesalahan konstruksi yang tidak sesuai dengan ketentuan bangunan.

Setelah sembilan hari pencarian, tim SAR gabungan resmi menutup operasi evakuasi pada Selasa (7/10/2025) pukul 10.00 WIB. Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengungkapkan bahwa sebanyak 171 korban berhasil dievakuasi.

"Dari jumlah tersebut, 67 orang dinyatakan meninggal dunia dan 104 lainnya selamat. Selain itu, kami juga menemukan delapan bagian tubuh di antara puing bangunan," kata Syafii saat memberikan keterangan di lokasi.

Latar Belakang Kiai Abdus Salam Mujib

KH R. Abdus Salam Mujib lahir dari keluarga besar ulama yang selama beberapa generasi memimpin Pesantren Al Khoziny. Ia adalah putra KH Abdul Mujib Abbas, yang merupakan penerus generasi kedua dari pendiri pesantren, KH Moh. Abbas bin Moh. Khozin bin Khoiruddin bin Ghozali.

Pendiri pesantren, KH R. Khozin Khoiruddin atau yang dikenal dengan Kiai Khozin Sepuh, merupakan ulama kharismatik Jawa Timur yang mendirikan Al Khoziny lebih dari seratus tahun silam. Pesantren ini dikenal sebagai pusat pengajaran kitab kuning, pendidikan karakter santri, serta pelestarian tradisi keilmuan Islam di Sidoarjo.

Garis keilmuan itu tetap terjaga hingga kini di bawah asuhan KH Abdus Salam Mujib.

Riwayat Pendidikan dan Kiprah

Sejak muda, KH Abdus Salam Mujib menimba ilmu di Pesantren Al Khoziny sebelum melanjutkan ke Pondok Pesantren Sarang. Ia kemudian memperdalam pendidikan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, dan meraih gelar sarjana muda dalam bidang syariah.

Dikenal sebagai ulama berwawasan luas, Kiai Abdus Salam memiliki pengaruh besar di kalangan masyarakat dan aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan. Sebagai pengasuh pesantren, ia dikenal mendorong para santri untuk menyeimbangkan antara ilmu agama dan pengetahuan umum.

Di bawah kepemimpinannya, Al Khoziny berkembang pesat dengan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari madrasah diniyah, lembaga formal, hingga perguruan tinggi Institut Agama Islam (IAI) Al Khoziny yang kini menjadi salah satu kampus Islam ternama di Sidoarjo.

Selain itu, KH Abdus Salam Mujib juga dipercaya menjabat sebagai Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo.

Respons atas Musibah

Pasca insiden musala ambruk, KH Abdus Salam Mujib meminta semua pihak untuk bersabar dan ikhlas menghadapi cobaan tersebut.

“Saya kira ini takdir dari Allah. Jadi, semuanya harus bisa bersabar dan mudah-mudahan diberi ganti oleh Allah yang lebih baik,” ujarnya kepada awak media, Senin (29/9/2025) malam.

“Ya, mudah-mudahan dibalas dengan kebaikan oleh Allah yang lebih daripada musibah ini,” imbuhnya.

Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar di pondok pesantren dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan. “Ya, otomatis (dihentikan). Aktif kembali belum ditentukan,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Siapa KH R. Abdus Salam Mujib, Pengasuh Ponpes Al Khoziny Sidoarjo? Ini Sosok dan Rekam Jejaknya

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.