Ponpes Al Khoziny Bakal Beri Beasiswa Sampai S2 untuk Santri Korban Selamat
Juru bicara Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, KH Zainal Abidin memastikan pihaknya bakal terus memantau kondisi korban selamat pasca insiden robohnya bangunan pada Senin, 29 September 2025 lalu.
Ia menyebut Ponpes Al Khoziny telah menyiapkan program trauma healing bagi para santri korban selamat agar tidak terbebani psikologis setelah peristiwa tragis tersebut.
“Kami sudah menyiapkan trauma healing. Banyak yang mendatangi rumah korban dari pihak kami untuk memberikan pemahaman dan trauma healing supaya santri korban tidak ada trauma pasca peristiwa ini,” ujar Zainal, dikutip dari VIVA Jatim, Senin 20 Oktober 2025.
Perwakilan pesantren sekaligus Ketua Alumni Ponpes Al Khoziny KH Zainal Abidin
Tak hanya itu, Zainal juga menegaskan bahwa Ponpes Al Khoziny akan memberikan beasiswa pendidikan hingga jenjang S2 bagi santri korban selamat, terutama yang mengalami disabilitas akibat musibah tersebut.
“Kita juga upayakan untuk mendapatkan beasiswa sampai S2,” tegasnya.
Sebagai informasi, peristiwa tragis runtuhnya bangunan empat lantai Ponpes Al Khoziny terjadi pada Senin, 29 September 2025, saat ratusan santri tengah melaksanakan salat Asar berjemaah di lantai dasar.
Runtuhan bangunan tersebut menyebabkan 63 santri meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.