Santri Ponpes Al Khoziny Mulai Kembali ke Pesantren, Proses Belajar Dipusatkan di Kampus 2

sidoarjo, Al Khoziny, Ponpes Al Khoziny, santri al khoziny, ponpes al khoziny ambruk naik penyidikan, Santri Ponpes Al Khoziny Mulai Kembali ke Pesantren, Proses Belajar Dipusatkan di Kampus 2, Hormati Proses Hukum dan Investigasi, Proses Hukum Masih Berjalan, Penyidikan Libatkan Tim Ahli, 171 Korban, 67 Meninggal Dunia

Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, mulai kembali ke pesantren setelah tragedi ambruknya bangunan pada akhir September lalu.

Kepulangan santri dijadwalkan berlangsung bertahap mulai Jumat (17/10/2025) malam. 

Ketua Alumni Al Khoziny, KH Zainal Abidin, menjelaskan bahwa santri yang diperbolehkan kembali adalah mereka yang sudah kuliah, siswa aliyah, serta tsanawiyah yang berstatus senior.

“Karena bangunan pesantren masih dipasangi police line, santri-santri yang balik akan kami tempatkan ke Kampus 2 Al Khoziny,” ujar Zainal yang juga mewakili pengasuh Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jumat.

Menurutnya, Kampus 2 Al Khoziny dinilai cukup aman dan memadai untuk menampung santri yang diizinkan kembali.

“Setelah kami perhitungkan, kampus 2 itu bangunannya cukup untuk menampung para santri yang dibolehkan kembali. Nanti kita cek satu per satu, kita utamakan yang senior dulu. Untuk santri baru, belum,” lanjut Zainal.

Zainal yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Sidoarjo menambahkan, pihak pesantren masih belum bisa memperkirakan jumlah pasti santri yang akan kembali. Namun ia memastikan pengasuh dan pengelola akan memberikan fasilitas agar proses belajar dan mengaji tetap berjalan.

“Yang penting kami bisa memberikan fasilitas agar santri bisa kembali sekolah, kuliah, dan mengaji seperti biasa,” ujarnya.

Hormati Proses Hukum dan Investigasi

Terkait bangunan Ponpes Al Khoziny yang ambruk, Zainal menegaskan bahwa pihak pesantren sepenuhnya menghormati proses hukum dan investigasi yang sedang dilakukan oleh aparat kepolisian dan para ahli.

“Kita menghormati proses itu. Semua kegiatan sementara dilakukan di luar gedung yang dipasangi garis polisi. Kita tunggu hasil investigasi para ahli,” katanya.

Zainal menambahkan, pihak pesantren siap mematuhi hasil akhir penyelidikan, termasuk apabila bangunan yang ambruk harus dirobohkan atau dibangun ulang.

“Kalau hasil investigasi menyatakan bangunan harus dirobohkan atau diperbaiki, kami siap mematuhinya. Kami para alumni juga siap berdonasi dan mencarikan dana untuk pembangunan pesantren kami,” tegasnya.

Para alumni Ponpes Al Khoziny yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia bahkan di luar negeri, kata dia, siap menggalang donasi untuk pembangunan kembali fasilitas pesantren.

“Sekali lagi kami tegaskan, kami para alumni siap bergotong royong dan menggalang donasi untuk pembangunan pesantren kami,” ujarnya.

Zainal juga menepis kabar bahwa pihak pesantren telah mengajukan proposal pembangunan kepada pemerintah daerah.

“Kami belum pernah mengirim proposal atau pengajuan apapun. Tapi jika pemerintah mau hadir, membantu site plan, perencanaan konstruksi berstandar nasional, tentu kami dengan senang hati menerimanya,” katanya.

Proses Hukum Masih Berjalan

Proses penyelidikan dan penyidikan kasus ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo hingga kini masih terus bergulir.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan sejumlah saksi baru telah diperiksa oleh tim penyidik.

“Ya, ini masih pemeriksaan awal. Ada beberapa saksi yang sedang kami panggil, nanti setelah itu baru akan ada laporan progres dari penyidik,” kata Nanang saat kunjungan kerja di Sidoarjo, Rabu (15/10/2025).

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa pihaknya menetapkan status quo terhadap bangunan-bangunan di kompleks Ponpes Al Khoziny yang masih berdiri.

“Kami melihat bahwa gedung-gedung itu membahayakan kalau dipakai. Kami tidak ingin terjadi korban berikutnya,” ujarnya.

Untuk sementara, aktivitas para santri dialihkan ke lokasi lain sembari menunggu hasil investigasi teknis dari tim ahli dan rekomendasi pemerintah daerah.

“Sementara ini status quo, dan kami bekerja sama dengan pemda setempat untuk mengalokasikan tempat bagi para santri agar bisa tetap beraktivitas,” lanjut Nanang.

Ia menegaskan bahwa proses pendidikan para santri tidak boleh terhenti meski ada musibah ini.

“Bagaimanapun juga dengan kejadian ini, aktivitas belajar harus tetap dilanjutkan. Karena ada progres kurikulum pesantren yang tidak boleh berhenti, dan ini difasilitasi oleh pemda,” tutur Nanang.

Penyidikan Libatkan Tim Ahli

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, penyidikan kasus robohnya bangunan pesantren Al Khoziny dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan tim ahli dari berbagai bidang.

“Tim gabungan dari Ditreskrimum dan Ditreskrimsus tengah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami dugaan unsur pidana,” kata Jules di Surabaya, Selasa (14/10/2025).

Penyidikan melibatkan ahli pidana, ahli konstruksi, dan ahli forensik guna memastikan proses investigasi berjalan komprehensif dan berbasis keilmuan.

“Langkah ini dilakukan agar penyelidikan benar-benar objektif dan ilmiah,” ujarnya.

171 Korban, 67 Meninggal Dunia

Berdasarkan data Basarnas, operasi pencarian dan pertolongan korban ambruknya gedung musala Ponpes Al Khoziny telah resmi berakhir pada Selasa (7/10/2025).

Sebanyak 171 orang menjadi korban, terdiri dari 104 orang selamat dan 67 meninggal dunia, termasuk delapan body part.

Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii mengatakan, seluruh reruntuhan bangunan telah dibersihkan dan area telah dinyatakan steril.

“Kita sudah menyelesaikan operasi pencarian dan pertolongan terhadap para korban, dan seluruh material bangunan sudah dipindahkan,” ujarnya di lokasi kejadian.

Syafii juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim gabungan yang terlibat dalam operasi sejak 29 September 2025.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang membantu sejak awal hingga akhir proses evakuasi,” katanya.

Sebagian Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Santri Al Khoziny Sidoarjo Mulai Kembali ke Pesantren Pasca Ambruknya Bangunan Ponpes

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.