Jalani Ibadah Umrah, Insanul Fahmi Minta Maaf ke Publik Usai Polemik Rumah Tangga
Insanul Fahmi muncul lagi ke publik menyapa warganet melalui unggahan Instagram yang menunjukkan dirinya tengah menjalani ibadah umrah. Kemunculan ini menjadi perhatian, mengingat ia dan Inara Rusli sebelumnya dilaporkan istri sahnya, Wardatina Mawa, atas dugaan perzinahan.
Situasi semakin memanas ketika Insanul mengakui bahwa dirinya sudah menikah siri dengan Inara, membuat publik bertanya-tanya tentang kelanjutan persoalan tersebut. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Insanul Fahmi dan Inara Rusli
Di tengah banyaknya tudingan dan proses hukum yang bergulir, Insanul menggunakan momen umrah untuk menyampaikan permintaan maaf dan refleksi diri. Ia mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang selama ini masih memberinya nasihat dan dukungan. Dalam keterangannya, ia menuliskan bahwa dirinya menyadari masih banyak kekurangan dalam hidupnya.
“Terimakasih banyak untuk orang-orang yang masih mau memberikan support dan memberikan nasihat,” ujarnya yang dikutip dari Instagram @insanulfahmi pada Jumat, 5 Desember 2025.
Setelah itu, Insanul mengungkapkan permohonan maaf atas segala kekurangannya sebagai manusia yang fakir akan ilmu.
“Mohon maaf apabila fakir ilmu ini masih banyak kekurangannya,” ujarnya lagi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fokusnya kini adalah menyelesaikan seluruh urusan yang berhubungan dengan polemik yang sedang berlangsung. Ia menyebut bahwa proses tersebut ingin ia jalani dengan cara yang baik dan tertutup sambil mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.
“Saya fokus untuk menyelesaikan urusan saya secara baik-baik dan tertutup serta mengikuti segala prosedur hukum yang berlaku,” tulisnya.
Tidak hanya menjelaskan persoalan hukum, Insanul juga menyinggung visi hidup yang selama ini ia pegang. Ia menuturkan bahwa dirinya ingin memberikan manfaat bagi banyak orang melalui pengembangan sistem yang bisa membantu masyarakat memiliki penghasilan cukup dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bermanfaat.
“Adapun saya akan tetap menjalankan visi hidup saya yang sudah saya tanamkan sedari dulu untuk memberikan kebermanfaatan untuk banyak manusia. Mendevelop environment system untuk membantu masyarakat agar punya penghasilan yang cukup, agar bisa bertumbuh menjadi sesuatu yang bisa memberikan kebermanfaatan yang lebih banyak lagi,” tulisnya lagi.
Menutup keterangannya, Insanul menunjukkan sikap pasrah dan menyerahkan hidupnya kepada Tuhan.
“Saya adalah milik Allah, dan akan kembali kepada-Nya. Dan saya berlepas diri atas segala penilaian manusia,” tutupnya.