Kontroversi Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu: Mabuk Saat Menyetir dan Mau Rampok Uang Negara

Wahyudin Moridu, Wahyudin Moridu anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu dipecat pdip, wahyudin moridu minta maaf, Kontroversi Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu: Mabuk Saat Menyetir dan Mau Rampok Uang Negara, Apa temuan Badan Kehormatan DPRD Gorontalo?, Bagaimana pengakuan Wahyudin dalam pemeriksaan?, Apa sikap DPP PDI-P terhadap kasus ini?, Bagaimana kronologi video viral tersebut?, Siapa sebenarnya Wahyudin Moridu?

Nama Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo periode 2024–2029 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), menjadi sorotan publik.

Video dirinya bersama seorang wanita yang diduga selingkuhannya beredar luas di media sosial, menimbulkan berbagai reaksi keras dari masyarakat.

Tidak hanya memperlihatkan keberadaan botol minuman keras di mobil, dalam video itu Wahyudin juga mengaku akan “merampok” uang negara untuk bepergian.

Apa temuan Badan Kehormatan DPRD Gorontalo?

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, mengungkapkan hasil pemeriksaan internal yang dilakukan pada Jumat (19/9/2025) malam.

Ia menjelaskan, pihaknya menemukan bukti kuat bahwa Wahyudin memang mengonsumsi minuman keras sebelum peristiwa viral tersebut.

“Sejak semalam sebelum ke bandara, beliau telah mengonsumsi minuman keras hingga paginya dalam kondisi tidak sadar atau mabuk. Ini penyampaian beliau,” ujar Fikram.

Fikram menambahkan, meski biasanya hasil pemeriksaan BK tidak dipublikasikan, namun kali ini dipaparkan ke publik karena ada persetujuan dari Wahyudin sendiri. Rapat tersebut juga dihadiri Wakil Ketua BK, Umar Karim, serta anggota Ekwanto Ahmad.

Bagaimana pengakuan Wahyudin dalam pemeriksaan?

Dalam klarifikasi di hadapan BK DPRD, Wahyudin mengakui bahwa video viral tersebut memang benar dirinya.

Umar Karim, Wakil Ketua BK DPRD Gorontalo, menegaskan bahwa kasus ini akan segera masuk ke tahap persidangan internal pekan depan.

“Badan Kehormatan dalam mengambil keputusan ada mekanisme. Kami sudah sepakat minggu depan kasus ini masuk dalam persidangan Badan Kehormatan,” kata Umar Karim.

Ia memastikan lembaganya akan menyelesaikan kasus ini secara objektif dan transparan.

Apa sikap DPP PDI-P terhadap kasus ini?

Di level partai, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P segera mengambil langkah tegas. Ketua DPP PDI-P Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, memastikan bahwa Wahyudin Moridu telah dipecat dari keanggotaan partai.

“Komite etik dan disiplin telah merekomendasikan kepada DPP, dan hari ini DPP mengeluarkan surat pemecatan kepada yang bersangkutan. Dalam waktu dekat segera dilakukan PAW,” ujar Komarudin, Sabtu (20/9/2025).

Ia menambahkan, PDI-P tidak akan menoleransi kader yang merusak nama baik partai. Komarudin bahkan mengimbau seluruh kader untuk menjaga disiplin dan tidak melakukan perbuatan yang mencederai partai maupun hati rakyat.

Wahyudin Moridu, Wahyudin Moridu anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu dipecat pdip, wahyudin moridu minta maaf, Kontroversi Anggota DPRD Gorontalo Wahyudin Moridu: Mabuk Saat Menyetir dan Mau Rampok Uang Negara, Apa temuan Badan Kehormatan DPRD Gorontalo?, Bagaimana pengakuan Wahyudin dalam pemeriksaan?, Apa sikap DPP PDI-P terhadap kasus ini?, Bagaimana kronologi video viral tersebut?, Siapa sebenarnya Wahyudin Moridu?

LHKPN mencatat aset anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu hanya Rp 198 juta dengan utang Rp 200 juta.

Bagaimana kronologi video viral tersebut?

Video yang menjadi sumber masalah ini direkam saat Wahyudin hendak bepergian ke Makassar melalui Bandara Djalaluddin Tantu, Gorontalo.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, Wahyudin dengan santai menyebut dirinya menggunakan uang negara untuk perjalanan pribadi.

“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja, biar negara ini semakin miskin,” ucapnya dalam video tersebut.

Pernyataan tersebut memicu kecaman luas, mengingat posisinya sebagai wakil rakyat. Usai video menyebar, Wahyudin sempat meminta maaf melalui akun Instagram pribadinya dengan didampingi sang istri, Mega Nusi.

“Sesungguhnya saya tidak berniat menyinggung perasaan masyarakat Gorontalo yang saya wakili. Semua ini murni kesalahan saya. Atas kejadian ini saya mohon maaf. Saya siap menerima dengan lapang dada,” tulisnya.

Siapa sebenarnya Wahyudin Moridu?

Wahyudin, atau akrab disapa Wahyu, lahir pada 1995. Ia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo mewakili daerah pemilihan Boalemo dan Pohuwato, serta duduk di Komisi I.

Ia merupakan putra dari Darwis Moridu, mantan Bupati Boalemo yang pernah diberhentikan Mendagri karena kasus korupsi.

Perjalanan politik Wahyudin juga diwarnai kontroversi. Pada 2020, ia pernah terjerat kasus narkoba bersama dua anggota DPRD lainnya, meski akhirnya tetap bisa kembali lolos ke DPRD lewat Pileg 2024.

Berdasarkan laporan LHKPN per 31 Desember 2024, Wahyudin tercatat memiliki aset Rp198 juta, namun juga melaporkan utang sebesar Rp200 juta, sehingga total hartanya justru minus Rp2 juta.

Sebagian atikel ini telah tayang di dengan judul "Bikin Video Rampok Uang Negara, Politisi PDIP Wahyudin Moridu Mabuk Sambil Menyetir Mobil".

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.