Cara Cek Desil DTSEN 2026 Lewat Aplikasi HP, Bansos Bisa Cair hingga Rp 750.000

Masyarakat perlu mengetahui posisi desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) karena menjadi syarat utama pencairan bantuan sosial (bansos).

Pemerintah kini menjadikan desil DTSEN sebagai dasar penentuan penerima bansos sehingga status data warga sangat menentukan apakah bantuan bisa cair atau tidak.

Tanpa mengetahui posisi desil, masyarakat berisiko tidak terdata sebagai penerima meski sebelumnya pernah mendapatkan bansos.

Pada Februari 2026, pemerintah akan menyalurkan sejumlah bansos sebagai bagian dari program perlindungan sosial nasional.

Beberapa bansos yang dijadwalkan cair, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan.

Bagi masyarakat yang masuk daftar penerima bansos, mereka bisa mendapat bantuan hingga Rp 225.000-Rp 750.00 untuk PKH dan Rp 200.000-Rp 600.00 untuk BPNT.

Pengertian DTSEN

Dilansir dari laman resmi Pemkot Cirebon, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan basis data nasional yang menjadi dasar utama penyaluran bansos mulai tahun 2025. 

DTSEN mengintegrasikan data dari sejumlah instansi, seperti Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), Dukcapil, serta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Melalui DTSEN, pemerintah memiliki satu data resmi yang seragam dan mutakhir untuk menentukan penerima program perlindungan sosial. 

Tujuannya agar data warga lebih akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan di seluruh Indonesia.

Pengertian Desil DTSEN

Desil adalah metode pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang membagi penduduk ke dalam 10 lapisan ekonomi. 

Merujuk Antara, Jumat (5/12/2025), pembagian ini disusun dari kelompok ekonomi terendah hingga paling sejahtera.

Dalam sistem DTSEN BPS, pembagian desil tersebut meliputi:

  • Desil 1: kelompok sangat miskin atau 10 persen penduduk termiskin (miskin ekstrem)
  • Desil 2: masyarakat miskin
  • Desil 3: hampir miskin
  • Desil 4: rentan miskin
  • Desil 5: menengah bawah dengan kondisi relatif stabil
  • Desil 6: kelompok menengah
  • Desil 7: menengah atas
  • Desil 8: golongan mapan
  • Desil 9: kaya
  • Desil 10: sangat kaya.

Penentuan desil dilakukan berdasarkan berbagai indikator penting. 

BPS menilai pendapatan rumah tangga, kondisi tempat tinggal, kepemilikan aset, akses pendidikan dan kesehatan, serta jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan.

Tujuan Penerapan Desil DTSEN

Penerapan sistem desil dalam DTSEN membantu penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran sehingga bantuan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, sistem ini membuat data penerima lebih transparan dan mudah dipahami masyarakat. Warga dapat mengetahui alasan menerima atau tidak menerima bantuan sosial.

Penggunaan satu data nasional juga mengurangi risiko kesalahan pendataan. Dengan data yang terintegrasi, proses verifikasi menjadi lebih sederhana.

Tak kalah penting, sistem desil mempercepat proses pencairan bansos karena penentuan penerima tidak lagi memerlukan tahapan berulang.

Cara Cek Desil DTSEN untuk Cairkan Bansos Februari 2026

Masyarakat dapat mengecek posisi desil DTSEN melalui aplikasi resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. 

Aplikasi ini memungkinkan warga mengakses data DTSEN secara langsung.

Berikut langkah-langkah cek desil DTSEN:

  • Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store (Android) atau App Store (iOS)
  • Setelah terpasang, buka aplikasi tersebut
  • Jika belum memiliki akun, pilih menu Buat Akun Baru dan isi data sesuai KTP
  • Buat username dan password untuk proses login
  • Setelah akun aktif, masuk kembali menggunakan akun yang telah dibuat
  • Pada halaman utama, pilih menu "Profil"
  • Data keluarga yang tercatat dalam DTSEN akan ditampilkan
  • Pilih menu "Peringkat Kesejahteraan Keluarga" untuk melihat status desil.

Dengan mengetahui posisi desil DTSEN, masyarakat dapat memperkirakan peluang pencairan bansos PKH maupun BPNT pada Februari 2026 secara lebih jelas dan akurat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang