Kisah Turis Perempuan AS Kejar Copet di Venesia, Aplikasi Pelacak Jadi Andalan

Venesia, Copet, Copet di Venesia, Turis kejar copet di Venesia, Kisah Turis Perempuan AS Kejar Copet di Venesia, Aplikasi Pelacak Jadi Andalan

Seorang turis asal Amerika Serikat (AS) mengalami kejadian menegangkan saat berlibur di Venesia, Italia.

Christina Cadieu Greene (50), yang tengah menikmati liburan pelayaran Mediterania bersama suaminya, menjadi korban pencopetan oleh sekelompok remaja.

Kejadian ini bermula ketika Greene melewati sebuah jembatan sempit yang dipadati wisatawan.

Tanpa disadari, dompet beserta isinya raib digasak pencopet. Barang-barang yang hilang meliputi paspor, uang tunai, kartu kredit, earphone nirkabel AirPods, hingga botol air minum yang dibawanya.

Sesampainya di hotel, Greene baru menyadari kehilangan tersebut. Beruntung, ia teringat bahwa AirPods miliknya tersambung dengan aplikasi Find My Friends. Dari situlah ia mulai melacak keberadaan barang curian.

Aksi pengejaran pencopet

Tidak sendirian, Greene mendapat bantuan dari suaminya dan pemilik hotel tempat ia menginap. Lokasi para pelaku akhirnya terdeteksi, dan polisi segera dihubungi.

Saat menghadang para pencopet, Greene bahkan sempat diserang menggunakan botol air yang dicuri dari tasnya hingga mengalami luka.

Tiga gadis remaja diketahui terlibat dalam aksi pencopetan tersebut. Salah satunya masih berusia 14 tahun.

Dari ketiganya, hanya satu yang berhasil ditangkap dan dibawa ke kantor polisi, sementara dua lainnya berhasil melarikan diri.

Salah satu pelaku kabur dengan naik kereta menuju bandara. Ia meninggalkan tas berisi paspor Greene di kantor perwakilan Amerika Serikat di bandara Italia. Meski paspor berhasil kembali, uang tunai dan AirPods milik korban tetap hilang.

Venesia, Copet, Copet di Venesia, Turis kejar copet di Venesia, Kisah Turis Perempuan AS Kejar Copet di Venesia, Aplikasi Pelacak Jadi Andalan

Ilustrasi Venesia di Italia.

Kasus ini sempat ramai diperbincangkan setelah putri Greene, Karis McElroy, membagikan kronologinya lewat akun TikTok @karismcelroy pada 18 Agustus 2025.

Dalam unggahan tersebut, Karis menyebut ibunya hanya berharap paspor bisa kembali agar ia bisa pulang dengan tenang.

Mengutip NYPost, remaja berusia 14 tahun yang sempat ditangkap akhirnya dibebaskan dua hari kemudian dengan jaminan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi wisatawan untuk selalu waspada terhadap aksi pencopetan, terutama di lokasi-lokasi ramai turis seperti Venesia.

Selain itu, penggunaan teknologi seperti aplikasi pelacak perangkat dapat membantu mempercepat proses menemukan barang yang hilang sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!