Jembatan Kaca Bromo Dibuka Akhir Juni 2026 Saat Libur Sekolah
Jembatan Kaca Bromo di kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, direncanakan dibuka pada akhir Juni 2026, yang mana menyasar momen libur sekolah.
Pembukaan ini terjadi usai penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) antara Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) dan CV Sinergi Permata Semesta.
Adapun BB TNBTS merupakan pihak yang bertindak selaku pemilik aset, sedangkan CV Sinergi Permata Semesta ditunjuk sebagai pihak pengelola.
"Seluruh aset yang disewakan akan dimanfaatkan untuk aktivitas wisata alam sebagai komitmen Balai Besar TNBTS dalam meningkatkan layanan kepada pengunjung," kata Kepala BB TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, dilansir dari Antara, Sabtu (13/6/2026).
Sebagai informasi, Jembatan Kaca Bromo memiliki panjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter dan ketinggian 80-100 meter.
Jembatan ini menghubungkan Seruni Point dengan shuttle area pemandangan Gunung Bromo, Gunung Bathok, dan Gunung Semeru, dilaporkan , Minggu (12/10/2025).
Jembatan Kaca Bromo dibuka akhir Juni 2026
Perjanjian berlaku hingga lima tahun ke depan
Jembatan Kaca Bromo di kawasan wisata Gunung Bromo direncanakan dibuka pada akhir Juni 2026, yang mana menyasar momen libur sekolah.
Rudijanta menambahkan, perjanjian sewa aset ini disepakati dan berlaku selama lima tahun ke depan, dari Kamis (11/6/2026) sampai tahun 2031 mendatang, tepatnya Selasa (10/6/2031).
Aset negara yang disewakan kepada pengelola meliputi tanah kosong yang sudah diperuntukkan berupa tanah area Jembatan Kaca Bromo seluas 2.429 meter persegi.
"Kemudian bangunan lainnya berupa shuttle area dan sarana pendukung Jembatan Kaca seluas 791 meter persegi serta jembatan pada jalan kabupaten kolektor berupa jembatan pejalan kaki berstruktur lantai kaca seluas 360 meter persegi," tutur Rudijanta.
Pemanfaatan aset ini, lanjut dia, merupakan tindak lanjut dari proses penyerahan pengelolaan sebelumnya.
Adapun pada Oktober 2025 lalu, Kementerian Pekerjaan Umum tmenyerahkan Jembatan Kaca Bromo kepada Kementerian Kehutanan.
"Infrastruktur itu dibangun untuk mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional sekaligus memperkuat daya tarik wisata alam di kawasan konservasi," ujar Rudijanta.
Pengelolaan Jembatan Kaca Bromo disebut jadi wujud kolaborasi antara BB TNBTS dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk mengembangkan destinasi wisata unggulan.
Rudijanta menambahkan, kolaborasi ini diharapkan mampu mengoptimalisasi pengelolaan kawasan secara menyeluruh.
Kualitas pelayanan wisata juga diharapkan bisa semakin meningkat sehingga bisa memberi manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar, tanpa mengesampingkan prinsip-prinsip konservasi alam.
Dilakukan inspeksi dan pra-operasional
Jembatan Kaca Bromo di kawasan wisata Gunung Bromo direncanakan dibuka pada akhir Juni 2026, yang mana menyasar momen libur sekolah.
Sementara itu, Direktur Utama CV Sinergi Permata Semesta, Achmad Ridho menyampaikan, pihaknya akan segera melakukan inspeksi dan perawatan pra-operasional sebelum obyek wisata tersebut dibuka untuk umum.
"Dalam waktu dekat sebelum dan menjelang musim libur sekolah akhir bulan ini (Juni), kami berkomitmen untuk segera mengoperasionalkan Jembatan Kaca Bromo," ucap Achmad.
Ia menambahkan, pengukuran dan pengoperasian Jembatan Kaca Bromo akan mengikuti prosedur operasional standar (SOP) yang ditetapkan Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur (BGTS) untuk menjamin keamanan pengunjung.
"Kami tetap akan mengikuti segala SOP yang sudah ada. Meskipun pada dasarnya kami telah berpengalaman mengoperasikan jembatan kaca di Kemuning Sky Hills, Jawa Tengah," ujar Achmad.
Tidak hanya itu, pihaknya disebut berkomitmen menjaga kelestarian kawasan konservasi itu, serta siap memberdayakan masyarakat yang tinggal di sekitar Bromo yang mencakup para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang