Dini Hari yang Mencekam, Ibu dan Anak di Depok Bersimbah Darah Dibacok Usai Pergoki Maling

Ilustrasi garis polisi di tempat kejadian perkara.
Ilustrasi garis polisi di tempat kejadian perkara.

Seorang ibu dan anak di Depok, Jawa Barat, mengalami luka-luka setelah menjadi korban aksi perampokan yang berujung pembacokan.

Pelaku yang aksinya dipergoki penghuni rumah diduga nekat menyerang korban menggunakan parang sebelum melarikan diri. Peristiwa itu terjadi di kawasan Sukamaju Baru, Depok, pada Senin dini hari, 8 Juni 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku diduga menyelinap masuk ke rumah korban saat penghuni sedang berada di dalam. Namun, aksinya untuk mencuri barang berharga tidak berjalan mulus karena diketahui oleh pemilik rumah.

Kapolsek Cimanggis, Komisaris Polisi Jupriono membenarkan adanya kasus perampokan yang disertai kekerasan tersebut.

"Betul (ada perampokan melukai ibu dan anak)," kata Jupriono saat kepada wartawan, Rabu, 10 Juni 2026.

Dari hasil penyelidikan sementara, sasaran pelaku diduga adalah telepon genggam milik korban. Saat hendak membawa kabur barang tersebut, keberadaan pelaku diketahui oleh penghuni rumah.

"Saat masuk rumah mengambil handphone di rumah korban, ketahuan," tutur dia.

Situasi kemudian berubah mencekam. Ibu dan anak yang memergoki pelaku disebut sempat berusaha mempertahankan diri dan menggagalkan aksi pencurian tersebut. Namun, pelaku diduga panik setelah aksinya terbongkar.

Dalam kondisi itu, pelaku mengambil sebilah parang yang berada di dalam rumah korban. Senjata tajam yang sebelumnya dijadikan pajangan itu kemudian digunakan untuk menyerang pemilik rumah.

"Kemudian pelaku mengambil parang yang jadi pajangan di rumah tersebut dan membacok pemilik rumah. Ya (kedua korban sempat melawan)," katanya.

Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh. Mereka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Husada Cibinong untuk mendapatkan perawatan medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Luka jari, kepala, dan muka. (Dirawat) di RS Husada Cibinong," ujar dia.

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang kabur usai melakukan aksi brutal tersebut. Polisi juga tengah mengumpulkan sejumlah petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku.