Masjid Baiturrahman, Si Masjid Merah nan Ikonik di Depok

Depok

Bagi mereka yang sering melintasi kawasan Sukmajaya, Depok maka akan langsung menyadari sebuah bangunan dengan arsitektur modern dan kubah besar berwarna merah kecokelatan, jendela lengkung bermotif islami, serta pilar-pilar marmer di bagian pintu masuk yang menghadap halaman parkir luas. Itu Masjid Baiturrahman.

Masjid itu juga dikenal sebagai Masjid Merah. Masjid tersebut berperan bukan hanya sebagai tempat ibadah semata, tetapi menjadi simbol yang menonjol dan menarik perhatian di kawasan itu.

Selama Ramadan, masjid itu bersolek. Masjid Baiturrahman menyajikan narasi menarik mengenai desain arsitekturnya dan 'Kampung Ramadan' yang dirancang untuk melayani baik jamaah maupun wisatawan.

Nursyamsu Hidayat, Bidang kemasjidan Yayasan Masjid Baiturrahman, mengungkapkan bahwa pemilihan warna dilakukan secara spontan, tidak didasari oleh filosofi yang kompleks pada saat pembangunannya.

Array,Masjid Baiturrahman, Si Masjid Merah nan Ikonik di Depok

Masjid Baiturrahman atau masjid merah di Sukmajaya, Depok (Hans Wilhem/detikcom)

"Sesungguhnya warnanya mengalir aja, kita nggak ada konsep warnanya warna apa. Ya udah, jadi mengalir aja tiba-tiba jadi warna merah. Jadi apa ya, dibilang kita konsep awal masjid warnanya merah?" kata Nusyamsu kepada detikTravel, di Masjid Baiturrahman, Jl. Tole Iskandar KM.3, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (18/2/2026).

"Nggak, kita mengalir aja. Ketua pembangunannya kan ini, Bapak Haji Ahmad, dia itu "Raja Gas", pengusaha. Jadi mengalir aja warnanya apa, ya udah seperti itu. Filosofi makna di baliknya, di awal kita nggak ada, pokoknya mengalir aja. Nggak ada konsep catnya warnanya ini, nggak," dia menambahkan.

Meski awalnya tanpa filosofi khusus, warna tersebut justru menjadi identitas kuat. "Sekarang jadi Masjid Baiturrahman warnanya merah, jadi terkenalnya 'Masjid Merah' sekarang," kata dia.

Array,Masjid Baiturrahman, Si Masjid Merah nan Ikonik di Depok

Masjid Baiturrahman atau masjid merah di Sukmajaya, Depok (Hans Wilhem/detikcom)

Sebelum semegah sekarang, masjid ini memiliki sejarah panjang. Cikal bakal masjid diperkirakan sudah ada pada 1970-an, seiring dengan pembangunan Perumnas di kawasan tersebut.

"Itu diperkirakan pada 70-an itu. Nah, nanti ada masjid sebelum itu direnovasi, ada sekitar tahun 78 atau berapa gitu, itu masjid itu kubahnya hijau," kata Nursyamsu.

Renovasi besar-besaran menuju bentuk bangunan saat ini dimulai sekitar tahun 2011 dan terus disempurnakan hingga 2019. Kini, Masjid Merah berdiri kokoh siap menampung lonjakan jemaah.

Kegiatan di bulan Ramadan

Bagi traveler yang kebetulan lewat saat waktu berbuka, Masjid Merah adalah tempat singgah yang tepat. Memasuki Ramadan, masjid ini menggelar program "Kampung Ramadan" yang sudah berjalan hingga jilid ke-10.

"Kegiatan kita full selama Ramadan. Ada buka puasa bersama setiap sore di teras masjid, gratis takjil setiap hari," ujar Nursyamsu.

Tak hanya berbuka, masjid ini juga hidup di malam hari. Terutama di 10 malam terakhir, terdapat kegiatan Itikaf, Qiyamul Lail pukul 02.30 WIB, hingga sahur bersama.

"Sahur bersama di 10 malam terakhir Itikaf itu kita memfasilitasi. Kalau untuk sahur lengkap (makan besar) ada opsi berbayar, tapi fasilitas tempat terbuka luas," kata dia.

Array,Masjid Baiturrahman, Si Masjid Merah nan Ikonik di Depok

Masjid Baiturrahman atau masjid merah di Sukmajaya, Depok (Hans Wilhem/detikcom)

Salah satu hal terpenting bagi traveler adalah fasilitas sanitasi. Masjid Merah Baiturrahman memahami kebutuhan ini dengan membuka akses toilet dan tempat wudu selama 24 jam penuh.

"Kamar mandi kita buka 24 jam, nggak dikunci. Kapan saja orang mau ke masjid kita, urusan ke kamar mandi selalu terbuka. Tidak ada tarif, tidak ada yang nungguin, kita cuma siapkan kotak infak aja, terserah mau bayar mau nggak," ujar Nursyamsu.

Menjaga keamanan dan kenyamanan dalam parkir tetap menjadi prioritas utama. Masjid ini telah memperkenalkan sistem karcis yang dirancang untuk mengelola masuk dan keluar kendaraan, beroperasi secara sukarela tanpa tarif tetap.

Petugas siap siaga setiap hari untuk memastikan kebersihan terjaga. Jika traveler sedang bepergian melalui area ini, pastikan untuk mampir ke sini. Selain kesempatan untuk beribadah dengan nyaman, traveler juga dapat menikmati keindahan arsitektur merah yang mencolok, sempurna untuk diabadikan di media sosial!