Prabowo: APBN Adalah Alat untuk Melindungi Rakyat
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri rapat paripurna DPR RI pada Rabu, 20 Mei 2026. Kepala Negara menyampaikan pidato terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027.
Prabowo bertekad untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia dan bertanggung jawab atas kesejahteraan bangsa.
"Tugas saya untuk menjalankan Undang-undang Dasar NKRI 1945, dimana saya tanggung jawab untuk melindungi segenap tumpah darah indonesia, bertanggung jawab untuk memajukan kesejahteraan bangsa. Untuk menjaga peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dan ketertiban dunia," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tak hanya sebagai dokumen keuangan negara. Melainkan, kata dia, APBN sebagai alat untuk melindungi rakyat.
Ilustrasi keuangan.
"Saya memandang bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bukan sekedar dokumen keuangan negara, APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa. APBN adalah alat untuk melindungi rakyat," ujar dia.
APBN juga dinilai sebagai alat untuk membuat rakyat menjadi lebih sejahtera hingga pedoman perjalanan bangsa Indonesia ke depan
"Alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa. Alat untuk memastikan setiap warga negara hidup lebih sejahtera, dan sebagai alat untuk menjadi pedoman perjalanan kita ke depan," pungkasnya.
"Sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita mulia yang telah diamanatkan UUD 1945. Suatu UUD yang lahir dari kancah perjuangan lama, perjuangan untuk meraih kemerdekaan yang berjalan ratusan tahun," imbuhnya.