Pakar Gizi Ungkap 7 Makanan yang Dianggap Tidak Sehat Ternyata Baik Dikonsumsi
Selama ini ada banyak makanan yang sering dianggap tidak sehat. Padahal, beberapa di antaranya justru memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar.
Tidak sedikit makanan yang dipercaya buruk bagi kesehatan tubuh karena informasi lama yang masih menyebar di masyarakat.
Mulai dari telur, kopi, hingga karbohidrat seringkali dihindari karena dianggap dapat memicu berbagai masalah kesehatan.
Padahal, sejumlah ahli gizi menilai beberapa makanan tersebut sebenarnya tetap aman bahkan bermanfaat bila dikonsumsi dengan cara yang tepat.
Dilansir dari Real Simple, berikut beberapa makanan yang sering dianggap “tidak sehat”, tetapi ternyata memiliki manfaat bagi tubuh.
1. Telur
Telur dulu sering dianggap buruk bagi kesehatan karena kandungan lemak dan kolesterolnya. Namun kini, para ahli memahami bahwa kolesterol dari makanan tidak selalu berdampak langsung pada kadar kolesterol dalam darah.
"Telur memang mengandung lemak, tetapi tidak pada tingkat yang mengkhawatirkan. Selain itu, sebagian dari lemak itu adalah lemak baik," jelas Alexandra Lewis, RD, LDN
Disisi lain, telur juga kaya protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kandungan gizinya membantu menjaga energi sekaligus membuat kenyang lebih lama.
Karena itu, mengonsumsi telur utuh kini dinilai lebih baik dibanding hanya makan putih telurnya saja.
2. Makanan beku
Makanan beku identik dengan makanan UPF atau makanan tinggi garam. Padahal, buah dan sayuran beku justru bisa menjadi pilihan praktis yang tetap bernutrisi.
Buah dan sayuran biasanya dibekukan saat tingkat kematangannya optimal, sehingga kandungan vitamin dan mineralnya masih terjaga.
Meski begitu, konsumen tetap disarankan memperhatikan kandungan natrium tambahan, terutama pada produk yang menggunakan saus atau bumbu instan berlebihan.
3. Kopi
Kopi kerap dianggap buruk karena kandungan kafeinnya. Memang, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar atau gangguan pencernaan.
Namun jika diminum dalam jumlah cukup, kopi justru dikaitkan dengan manfaat kesehatan seperti menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Kopi juga mengandung vitamin B yang baik untuk tubuh. Meski begitu, manfaat kopi bisa berkurang jika ditambahkan terlalu banyak gula, sirup, atau krimer tinggi lemak.
4. Karbohidrat
Karbohidrat sering menjadi “musuh” bagi orang yang sedang diet. Padahal, tubuh tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi utama.
Organ penting seperti otak, ginjal, dan otot memerlukan asupan karbohidrat agar dapat bekerja optimal.
Selain itu, makanan sumber karbohidrat seperti oat, kentang, dan roti gandum juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan dan membantu memberi rasa kenyang lebih lama.
5. Gluten
Belakangan ini makanan bebas gluten semakin populer dan sering dianggap lebih sehat. Padahal, gluten sebenarnya hanyalah protein alami yang terdapat pada gandum, barley, dan rye.
Bagi orang tanpa alergi atau intoleransi gluten, makanan mengandung gluten tetap aman dikonsumsi, terutama produk gandum utuh yang kaya serat.
Produk whole grain bahkan dinilai lebih baik dibanding beberapa makanan bebas gluten yang justru tinggi gula dan bahan tambahan.
6. Produk susu
Produk susu juga sering dihindari karena dianggap memicu kenaikan berat badan. Padahal, susu dan olahannya mengandung banyak nutrisi penting seperti vitamin D, magnesium, kalium, dan protein.
Dalam jumlah wajar, produk susu dapat membantu menjaga kesehatan tulang, mendukung pembentukan otot, hingga membantu menjaga berat badan.
Beberapa produk fermentasi seperti yogurt, kefir, dan keju tua juga cenderung lebih mudah dikonsumsi oleh orang dengan intoleransi laktosa ringan.
7. Buah dan sayur kaleng
Buah dan sayur kaleng sering dianggap kurang sehat dibanding produk segar. Namun sebenarnya, bahan pangan ini juga diproses saat berada pada kondisi matang optimal.
Produk kalengan bisa menjadi alternatif praktis untuk memenuhi kebutuhan serat dan vitamin sehari-hari.
Meski demikian, pilih produk dengan kandungan gula dan garam rendah agar manfaat gizinya tetap maksimal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang