Gantikan Prabowo, Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI 2026–2030

PB IPSI, Sugiono, pencak silat, Prabowo Subianto, Erick Thohir, Gantikan Prabowo, Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI 2026–2030

Sugiono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026-2030.

Keputusan tersebut diambil dalam Musyawarah Nasional XVI PB IPSI yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (10/4/2026).

Penetapan Sugiono menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan dan penguatan peran pencak silat sebagai olahraga sekaligus warisan budaya bangsa.

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia itu menyampaikan penghormatan mendalam kepada Ketua Umum sebelumnya, Prabowo Subianto, atas dedikasi panjang dalam membina pencak silat nasional.

“Ada satu rasa haru yang begitu besar karena beliau mengatakan mulai dari tahun 1988 sampai 2026, kurang lebih 38 tahun mengurus pencak silat. Satu waktu yang sangat panjang yang jika tidak berasal dari lubuk hati yang paling dalam, saya yakin tidak mungkin bisa tercapai,” kata Sugiono dalam keterangan resmi, Sabtu (10/4/2026).

Lanjutkan Cita-cita Organisasi

Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa amanah sebagai Ketum PB IPSI ini bukan tugas ringan melainkan sebuah tanggung jawab besar.

Sebab, dia bertugas untuk melanjutkan cita-cita organisasi. Dengan membawa pencak silat menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional serta masuk ke pentas Olimpiade.

“Kami merasa begitu terhormat. Namun di sisi lain terbersit harapan besar yang diletakkan di pundak kami untuk bisa melanjutkan semua prestasi yang telah beliau torehkan," ujar Sugiono.

“Pencak silat harus menjadi warna pembangunan manusia Indonesia dan cita-cita kita untuk melihat pencak silat menjadi bagian dari Olimpiade harus diwujudkan," tegasnya.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan keputusan untuk tidak melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum PB IPSI, seiring dengan tanggung jawab kenegaraan yang kini diembannya.

“Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI. Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya efektif sebagai Ketua Umum PB IPSI," ucap Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan kebanggaannya atas perjalanan panjang bersama pencak silat.

Ia memastikan komitmennya untuk tetap mendukung pengembangan pencak silat dari posisinya sebagai Presiden.

PB IPSI, Sugiono, pencak silat, Prabowo Subianto, Erick Thohir, Gantikan Prabowo, Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI 2026–2030

Menpora Erick Thohir memberi selamat kepada Sugiono sebagai Ketum PB IPSI baru

Dukungan Menpora

Dukungan juga disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, yang menilai pencak silat memiliki kontribusi besar terhadap prestasi olahraga nasional.

“Pencak silat merupakan olahraga yang selalu mengangkat marwah Indonesia, terkhusus di multievent. Kemarin di SEA Games kita meraih empat emas," kata Erick.

Erick menekankan pentingnya mendorong pencak silat ke level global, sejajar dengan olahraga bela diri negara lain.

“Bangsa lain punya taekwondo, punya Muay Thai, kenapa kita tidak bisa mendorong pencak silat ke kancah yang lebih besar," tutur dia.

Menurutnya, pengembangan pencak silat tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga potensi ekonomi dan daya saing global.

“Prestasi itu pasti sejalan dengan pembangunan ekonomi. Pemerintah harus hadir, swasta harus terlibat, dan ini harus menjadi gerakan bersama," ucap Erick.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang