Dampak WFA ASN, Pemprov Kaltara Hemat Tagihan Listrik dan Air Rp 230 Juta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyebut kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat mampu menekan pengeluaran operasional gedung, khususnya biaya listrik dan air.
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara, Denny Harianto, penghematan tersebut terlihat dari perbandingan tagihan antara Januari dan Februari yang mengalami penurunan cukup signifikan.
“Saya sudah mendata pembayaran listrik maupun air ketika kita melakukan WFA, kita mengalami penurunan pembayaran untuk pembayaran Januari ke Februari itu kurang lebih penurunannya Rp 230 juta,” ujarnya usai memimpin apel pagi perdana setelah libur dan cuti bersama Lebaran di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, Senin (30/3/2026), dikutip dari Antara.
Efisiensi Gedung Pemerintah Jadi Faktor Utama
Ia menyebutkan terdapat 11 gedung yang menjadi fokus pemantauan selama kebijakan WFA berjalan.
Denny pun mengapresiasi peran para penanggung jawab gedung di lingkungan Pemprov Kaltara yang dinilai berhasil menjaga penggunaan fasilitas secara efisien selama WFA.
“Ini terus kita pelihara terkait dengan penghematan kita, efisiensi dalam mengelola gedung kita,” ucapnya.
Selain efisiensi anggaran, Denny juga menilai tingkat kepatuhan aparatur sipil negara (ASN) terhadap kebijakan WFA cukup tinggi.
Berdasarkan pemantauannya, hampir seluruh ASN mengikuti kebijakan tersebut sesuai aturan yang berlaku.
“Jadi kembali lagi nawaitu untuk WFA harus kita dapat. Efisiensi, penghematan harus kita lakukan. Karena kondisi saat ini baik secara global, maupun geopolitik belum menentu,” katanya.
Meski kebijakan WFA dinilai berhasil menghemat anggaran, Denny mengingatkan agar kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami penurunan.
Ia menegaskan pelayanan publik minimal harus tetap terjaga, bahkan diharapkan semakin meningkat.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan momentum pascalibur Lebaran sebagai titik awal melakukan perubahan positif dalam bekerja.
Pemprov Kaltara Pastikan WFA Terus Dilanjutkan
Melihat dampak positif yang dihasilkan, Pemprov Kaltara berencana mempertahankan kebijakan WFA ASN sebagai bagian dari upaya efisiensi belanja daerah.
“Ini (WFA) terus berlanjut. Karena memang kalau dari pusat juga melaksanakan walaupun mereka Work From Home (WFH), tapi kita WFA,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang